Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren, Lapangan Tenis Bertaraf Internasional Hadir di Kota Makassar

📅 Senin, 27 Mei 2024, 00:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren, Lapangan Tenis Bertaraf Internasional Hadir di Kota Makassar Doc: ANTARA/HO- Humas Pelti Sulsel
Ket. Ilistrasi - Rapat pleno Pelti Sulsel jelang penjaringan atlet tenis untuk persiapan pra PON di Jakarta, Juli mendatang.

Makassar - Kota Makassar, sebagai ibukota Provinsi Sulawesi Selatan, secara resmi memiliki lapangan tenis bertaraf internasional usai dilakukan proses renovasi Lapangan Tenis Karebosi yang berlokasi di Jalan Kajaolalido, Makassar.

Proses renovasi ini dilakukan sesuai dengan standar International Tennis Federation (ITF) sebagai upaya agar Kota Makassqr bisa menjadi tuan rumah pelaksanaan ajang bergengsi pertandingan kelas internasional pada bidang tenis.

Ketua Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) Sulawesi Selatan Sulsel Prof Jamaluddin Jompa menyebut PELTI Sulsel akan menjadi bagian yang akan mendorong agar Makassar dapat menjadi tuan rumah pelaksanaan ITF selanjutnya. Sehingga mulai saat ini pihaknya telah menyiapkan diri, termasuk pada kesiapan lapangan.

"Lapangan Tenis Karebosi yang sudah kita renovasi hari ini kualitasnya sudah masuk standar internasional. Di siniada tujuh lapangan, enam untuk digunakan pertandingan, dan satu untuk pemanasan, termasuk sarana dan prasarana pendukung lainnya," ujarnya.

Prof JJ sapaan Jamaluddin Jompa mengatakan Makassar saat ini menjadi simbol kekuatan Indonesia timur sehingga penyelenggaraan ajang internasional harus banyak digelar, termasuk dalam ajang olahraga.

"Sementara salah satu yang jarang dan hampir tidak pernah kita lakukan adalah kajian internasional untuk tenis. Sehingga tahun lalu sebenarnya kami sudah negosiasi supaya ada ajang internasional tenis bisa dilakukan di Makassar," katanya.

Sebelumnya, PELTI Sulsel telah menargetkan agar pelaksanaan ITF digelar di Makassar, meskipun dalam upaya yang dilakukan mendapatkan lampu hijau dari pengurus PELTI pusat, hanya saja masih terkendala di kondisi lapangan yang dinilai belum siap atau belum sesuai standar ITF.

PELTI menargetkan pelaksanaan ITF yang akan melibatkan atlet tenis dari ratusan negara di Makassar akan digelar tahun ini atau awal 2025 mendatangusai Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024.

"Ini tentu tergantung promosinya juga, tergantung bagaimana meyakinkan Makassar adalah kota besar yang seluruh fasilitas sudah ada. Apalagi lapangan kita sudah bagus. Targetnya lagi apakah ada ketertarikan masyarakat dari luar untuk datang ke Makassar?" ujar Rektor Universitas Hasanuddin ini.

Sementara, Ketua Panitia yang juga Sekretaris Umum PELTI Sulsel Miftah Fauzan mengungkapkan keberhasilan proses renovasi lapangan tenis sesuai standar ITF ini tentunya berkat kolaborasi dari berbagi pihak.

"Mereka mendukung penuh pembenahan lapangan ini, utamanya dari Pemkot Makassar, mitra dan pihak-pihak lainnya," katanya.

Ia menegaskan, pembenahan Lapangan Tenis Karebosi ini untuk menyediakan fasilitas olahraga berstandar internasional dalam rangka penyelenggaraan turnamen Tenis N25 ITF yang saat ini telah diajukan pelaksanaannya di Kota Makassar. Selain itu, untuk menyiapkan fasilitas olahraga yang memadai untuk masyarakat.

"Termasuk pula untuk atlet kita yang akan bertanding di PON nantinya," katanya.

Miftah menyebutkan, dalam proses pembenahan, pihaknya menggelontorkan anggaran sekitar Rp1,1 miliar yang merupakan bantuan dari berbagai pihak. Beberapa item kegiatan pembenahan yang dilakukan, di antaranya, pengecatan untuk tujuh lapangan, pembersihan lokasi, perbaikan lantai dan seluruh saluran drainase.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.