Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Militer Korsel Deteksi Korut Bersiap Luncurkan Satelit Mata-mata

📅 Sabtu, 25 Mei 2024, 08:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Militer Korsel Deteksi Korut Bersiap Luncurkan Satelit Mata-mata Doc: Xinhua/KCNA
Ket. Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menghadiri perayaan di Pyongyang, 8 September 2023.

SEOUL - Militer Korea Selatan mendeteksi dugaan tanda-tanda Korea Utara sedang bersiap meluncurkan satelit pengintai militer, menurut keterangan pejabat militer Korsel pada Jumat (24/5).

Pada Desember, Pyongyangmenyatakan tekad untuk meluncurkan tiga satelit mata-mata lagi tahun ini, sebulan setelah berhasil menempatkan satelit pertamanya ke orbit.

Sementara pada awal tahun ini, Menteri Pertahanan Korsel Shin Won-sik mengatakan kepada wartawan bahwa satelit mata-mata Malligyong-1 milik Korut tampaknya mengorbitBumi tanpa aktivitas.

Tanda-tanda persiapan peluncuran satelit mata-mata militer Korut, menurut pejabat tersebut, terdeteksi baru-baru ini di wilayah Tongchang-ri.

"Otoritas intelijen Korea Selatan dan Amerika Serikat terus memantau dan melacak aktivitas terkait," kata pejabat itu, yang melekat pada Kepala Staf Gabungan militerKorsel.

Korea Utara melakukan ketiga peluncuran satelitnya pada tahun lalu dari stasiun peluncuran satelit milik mereka di provinsi barat laut Pyongan Utara, Tongchang-ri.

Meskipun militer terus-menerus mendeteksi aktivitas personel, kendaraan, dan peralatan di lokasi peluncuran, skalanya tampaknya semakin besar akhir-akhir ini.

Peralatan yang digunakan untuk mengukur dan menilai lintasan peluncuran roket luar angkasa dikatakan telah terdeteksi di lokasi tersebut.

Militer Korsel saat ini memperkuat pengawasan dan pemantauan di wilayah tersebut, yang diiringi dengan persiapan untuk mencegat kendaraan peluncuran Korea Utara jika memasuki wilayah udara Korea Selatan, kata pejabat tersebut.

Jika Korea Utara tetap melanjutkan peluncurannya, mereka kemungkinan akan memberi tahu Jepang mengenai jadwalnyaseperti yang dilakukan sebelum ketiga peluncuran satelitnya tahun lalu, ujar sang pejabat.

Dugaan persiapan tersebut muncul saat para pemimpin Korea Selatan, China, dan Jepang akan mengadakan pertemuan puncak trilateral di Seoul pada Senin (27/5) untuk pertama kalinya dalam 4,5 tahun.

Rencana pertemuan itu menimbulkan spekulasi bahwa Korea Utara kemungkinan akan mengatur waktu peluncurannya bertepatan dengan pertemuan tersebut untuk memaksimalkan potensi dampak politik.

Korsel, AS, dan negara-negara lain mengecam peluncuran roket luar angkasa yang dilakukan Korea Utara.

Mereka menyebut tindakan itu sebagai pelanggaran terhadap resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang melarang peluncuran rudal balistik, karena peluncuran itu menggunakan teknologi yang sama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.