Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BNPB Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa Erupsi Kawah Nirwana Lampung

📅 Sabtu, 25 Mei 2024, 00:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
BNPB Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa Erupsi Kawah Nirwana Lampung Doc: ANTARA/HO-BNPB
Ket. Asap putih dan bebatuan kerikil keluar dari Kawah Nirwana yang ada dalam wilayah Taman Wisata Kawah Bumi di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Kabupaten Lampung Barat, Lampung, setelah mengalami tiga kali erupsi, Jumat (24/5/2024).

Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan tidak ada korban jiwa atas erupsi Kawah Nirwana Taman Wisata Kawah Bumi di Kabupaten Lampung Barat, Lampung, pada Jumat.

"Erupsi Kawah Nirwana Lampung Barat nihil korban jiwa dan saat ini kondisi mulai kondusif," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Ia memastikan, saat ini tim ahli sedang menyelidiki fenomena erupsi tersebut dan hasil perkembangan analisa akan segera disampaikan kepada publik.

Untuk itu pula pihaknya mengimbau kepada masyarakat setempat untuk tetap tenang seraya meningkatkan kewaspadaan setelah terjadinya peristiwa erupsi tersebut.

"Termasuk para wisatawan juga diminta untuk tidak mendekati kawah yang masuk dalam wilayah Taman Nasional Bukit Barisan Selatan itu," ujarnya.

Pusdalops BNPB mengkonfirmasi Kawah Nirwana mengalami tiga kali erupsi pada Jumat, dalam rentang waktu antara pukul 08.30-09.00 WIB.

Kawasan sekitar kawah mengalami peningkatan suhu dan kemunculan batu kerikil kecil setelah erupsi sehingga dikhawatirkan dapat berpotensi terjadi erupsi susulan.

Adapun erupsi yang pertama teramati mengeluarkan pasir, kemudian yang kedua mengeluarkan lahar dan terakhir asap tebal berwarna hitam pekat. Saat terjadi erupsi, dentuman keras juga terdengar dalam radius beberapa kilometer.

Menurut catatan BNPB, kawah tersebut merupakan kaldera gunung api aktif dengan luas mencapai 128 kilometer persegi yang sudah lama menjadi kawasan wisatageothermal. Namun erupsi Kawah Nirwana tersebut merupakan fenomena yang pertama kalinya terjadi setelah 91 tahun terakhir atau pada 1933 silam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
PBB Desak Perusahaan AI Tra...
Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.