Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiga Daerah di Bali Jadi Prioritas Pemasangan Starlink Elon Musk

📅 Senin, 20 Mei 2024, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiga Daerah di Bali Jadi Prioritas Pemasangan Starlink Elon Musk Doc: ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari
Ket. Kepala Dinas Kesehatan Bali I Nyoman Gede Anom saat diwawancara soal pemasangan Starlink di Puskesmas Pembantu Sumerta Klod di Denpasar, Minggu (19/5/2024).

Denpasar - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bali I Nyoman Gede Anom mengatakan layanan internet satelit Starlink milik Elon Musk akan diprioritaskan untuk puskesmas pembantu di tiga daerah.

Anom di Denpasar, Minggu, mengatakan peluncuran pengembangan layanan internet buatan SpaceX di Puskesmas Pembantu Sumerta Klod oleh Elon Musk, Minggu sore, hanya percontohan karena masih ada yang lebih memerlukan.

"Kami di Bali yang ada masalah di Kecamatan Nusa Penida, Kintamani, Sukasada, dan Petang, kalau di sini peluncuran saja, ini di puskesmas pembantu yang tidak ada layanan internetnya," kata dia.

Dari 120 puskesmas dan 509 puskesmas pembantu di Pulau Dewata, Dinkes Bali belum mendata lengkap jumlah yang membutuhkan layanan internet Starlink, proses pendataan akan dilakukan segera setelah peresmian.

"Fokus kami puskesmas pembantu, kami mau data mana yang betul-betul butuh, nanti kami sampaikan data-data puskesmas pembantu atau puskesmas yang memang jaringannya terganggu, karena puskesmas juga ada beberapa yang terganggu," ujar Anom.

Dinkes Bali bahkan berharap alat pemancar milik Elon Musk itu bisa terpasang di seluruh puskesmas pembantu, sebab jaringan internet yang baik akan membantu petugas kesehatan memuat data yang terhubung ke Kementerian Kesehatan di pusat.

"Kalau untuk kami di kesehatan tujuan utamanya itu, agar tidak ada kendala input data di ASIK (Aplikasi Sehat IndonesiaKu) program Kemenkes itu utama nanti kan bisa dimanfaatkan lagi untuk hal lain," kata dia.

Selama ini dari catatannya yang menjadi hambatan adalah proses pemuatan data yang lambat dari puskesmas pembantu, data tersebut seperti data stunting, ibu hamil, balita, dan penyakit lainnya.

Jaringan internet yang tidak memadai di Kabupaten Klungkung, Buleleng, Bangli, dan Badung, itu akhirnya menyebabkan data yang diinput tidak masuk dan seolah tidak ada data ketika ASIK dibuka di pusat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Nasional
MTQ Nasional XXXI Dibuka, M...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.