AS Khawatir 'Penyalahgunaan' AI oleh Tiongkok, Beijing Protes Pembatasan Washington
📅 Sabtu, 18 Mei 2024, 13:32 WIB | Oleh: Lili LestariAI telah memberikan dampak besar terhadap gaya hidup, pekerjaan, pertahanan nasional, budaya, politik, dan banyak lagi. Dan perannya akan terus berkembang.
Tiongkok sudah memperingatkan sejak 2018 tentang perlunya mengatur AI, namun tetap mendanai ekspansi besar-besaran di bidang ini sebagai bagian dari upaya untuk meraih keunggulan dalam teknologi mutakhir.
Beberapa anggota parlemen AS telah menyuarakan kekhawatiran bahwa Tiongkok dapat mendukung penggunaan deepfake yang dihasilkan oleh AI untuk menyebarkan disinformasi politik, meskipun Tiongkok, tidak seperti AS, telah memberlakukan serangkaian undang-undang baru yang melarang pemalsuan AI yang manipulatif.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!