Ini Tahap Awal Pengembangan Terminal Blok M untuk Residensial
📅 Kamis, 16 Mei 2024, 21:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri
Jakarta - PT MRT Jakarta (Perseroda) menyatakan tahap awal pengembangan lahan Terminal Blok M, Jakarta Selatan untuk tempat tinggal (residensial) dari seluruh pengembangan kawasan yang berkonsep multifungsi (mixeduse).
"Tahap awal ini menyasar residensial," kata Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta (Perseroda) Farchad Mahfud dalam Forum Jurnalis MRT di Jakarta, Kamis.
Farchad menuturkan langkah ini sebagai upaya mendukung program pemerintah untuk membangun kawasan produktif seperti membangun perumahan (residensial).
Kini, pihaknya sedang dalam tahapan diskusi dengan Pemerintah Provinsi DKI terkait aspek pemanfaatan maupun kontribusi kawasan tersebut.
"Di situ sudah banyak area komersial, jadi kita belum akan menambah area lagi lantaran diharapkan manfaatnya untuk publik," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia berharapbisa meminimalkan anggaran pemerintah untuk membangun fasilitas publik dengan hadirnya residensial di kawasan tersebut.
"MRT itu mengecilkan Jakarta karena mengupayakan perpindahan wilayah jaraknya menjadi pendek, sehingga akan diperkaya dengan konsep fungsi campuran," ujarnya.
Dia menjelaskan pengembangan kawasan multifungsi ini mengupayakan agar pembangunan dilakukan vertikal demi memanfaatkan lahan tersedia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada 2024 ini, MRT Jakarta menyebutkan Terminal Blok M mencapai tahap perizinan aset termasuk membahas aspek pemanfaatan lahan.
Diketahui rencana ini sudah tertuang dalam Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No 55 Tahun 2020 mengenai Panduan Rancang Kota (PRK) Kawasan Pembangunan Berorientasi Transit Blok M dan Sisingamangaraja yang berlokasi di Kecamatan Kebayoran Baru, Kota Administrasi Jakarta Selatan, seluas kurang lebih 113,7 hektare.
Rencananya dari Stasiun MRT Blok M, Taman Literasi Martha Christina Tiahahu hingga ke Terminal Blok M akan terkoneksi sesuai rencana induk (masterplan).
MRT Jakarta berencana membangun kawasan berorientasi transit pada enam kawasan yakni Terminal Blok M, Glodok Kota Tua, pedestrian Dukuh Atas, Bundaran HI, Fatmawati dan Park n Ride Lebak Bulus.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!