Russia Klaim Kuasai Wilayah Kharkiv Ukraina
📅 Minggu, 12 Mei 2024, 14:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP/Stringer
UKRAINA - Russia pada Sabtu (11/5) mengatakan pihaknya telah merebut lima desa di wilayah Kharkiv timur laut Ukraina dalam serangan darat mendadak yang mendorong evakuasi massal, ketika Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyerukan bantuan militer segera.
Kementerian Pertahanan Russia mengatakan, pasukannya telah "membebaskan" lima desa di wilayah Kharkiv Ukraina dekat perbatasan Russia: Borysivka, Ogirtseve, Pletenivka, Pylna dan Strilecha, serta merebut satu desa di wilayah Donetsk.
Kementerian Pertahanan Ukraina mengatakan pada Jumat (10/5), Russia telah melancarkan serangan mendadak di wilayah Kharkiv, membuat kemajuan kecil ke zona perbatasan tempat mereka diusir hampir dua tahun lalu. Pada Sabtu malam, komando militer Ukraina mengatakan pasukan darat Russia mendapat dukungan udara.
Zelenskyy mengatakan dalam pidato malamnya pada hari Sabtu, pasukan Ukraina telah melakukan serangan balik di desa-desa perbatasan di wilayah Kharkiv.
"Mengganggu rencana serangan Russia kini menjadi tugas nomor satu kami," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Telah terjadi "pertempuran sengit" di daerah perbatasan dan 1.775 orang telah dievakuasi, tulis gubernur wilayah Kharkiv Oleg Synegubov di media sosial pada Sabtu pagi.
Dua pria berusia 50 dan 48 tahun tewas, dan dua lainnya terluka akibat serangan bom udara terpandu di kota Vovchansk dekat perbatasan, kata Synegubov.
Dia memposting video dari Vovchansk yang memperlihatkan jendela-jendela pecah dari sebuah blok apartemen bertingkat dan rumah-rumah yang hancur terbakar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Gubernur menegaskan "tidak ada ancaman operasi darat" di kota Kharkiv, kota terbesar kedua di Ukraina.
Sekelompok orang yang melarikan diri dari daerah perbatasan tiba dengan van dan mobil berisi tas di pusat penerimaan pengungsi di dekat Kharkiv, menurut laporan wartawan AFP.
Pengungsi, yang mayoritas lansia, menerima makanan dan bantuan medis serta dapat tidur di tempat tidur susun.
Wilayah Kharkiv sebagian besar berada di bawah kendali Ukraina sejak September 2022.
Zelenskyy mengatakan pada hari Sabtu, pasukan harus "mengembalikan inisiatif ke Ukraina" dan mendesak negara sekutu untuk mempercepat pengiriman senjata.
"Setiap sistem pertahanan udara, setiap sistem anti-rudal benar-benar menyelamatkan nyawa," kata Zelenskyy.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!