Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KBRI Singapura Diplomasi Budaya ke Siswa SMP Lewat Tari Maumere

📅 Minggu, 12 Mei 2024, 12:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
KBRI Singapura Diplomasi Budaya ke Siswa SMP Lewat Tari Maumere Doc: ANTARA/HO-KBRI Singapura
Ket. Suasana pengenalan budaya Indonesia pada acara The Glimpse of Indonesia di Methodist Girl School Singapura.

JAKARTA - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura melakukan diplomasi budaya kepada sekitar 400 siswi SMP di Methodist Girl School Singapura lewat tari Maumere yang ditampilkan pada acara The Glimpse of Indonesia.

Melalui keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Minggu (12/5), Sekretaris Fungsi Penerangan Sosial Budaya, Rizki Kusumastuti mengatakan pendekatan budaya menjadi strategi yang penting dalam hubungan kedua negara.

"Dalam banyak hal, Indonesia dan Singapura memiliki banyak persamaan, sehingga dalam konteks relasional, persamaan kedua hal ini menjadi pondasi kuat," katanya.

Rizki menjelaskan beberapa fakta sejarah dalam konteks dua negara, seperti penemu Singapura adalah sang Nila Utama dari Sumatera, termasuk bagaimana sejarah nama-nama lokasi atau jalan di Singapura yang berasal dari Indonesia.

Senada, Atase Pendidikan & Kebudayaan, IGAK Satrya Wibawa menyampaikan bahwa persamaan aspek budaya dan sejarah ini menjadi salah satu faktor signifikan dalam pemetaan geopolitik dalam konteks ASEAN maupun Asia.

"Pendekatan budaya menjadi strategi yang penting dalam hubungan kedua negara," ucap Satrya Wibawa.

Apalagi, imbuhnya, sejak 2022, pemerintah Singapura melalui kementerian pendidikan Singapura memprioritaskan program-program yang berkaitan dengan Indonesia.

Tahun 2022 saja, lebih dari 2000 mahasiswa Singapura menjalankan program dengan partner kampus di Indonesia sebagian besar pada program riset dan budaya.

Methodist Girls School adalah salah satu sekolah tertua di Singapura yang berdiri sejak tahun 1881 dan menjadi salah satu sekolah khusus putri yang menjadi idaman banyak siswi. Sekolah tersebut punya sekitar 25 siswi berasal dari Indonesia yang studi dengan bantuan beasiswa ASEAN Scholarship pemerintah Singapura serta beasiswa internal yang disediakan sekolah ini.

Kepala Methodist Girl School Miss Valeri Wilson menuturkan ada keprihatinan bahwa generasi muda di Singapura lebih mengenal negara-negara di belahan Asia timur atau malah benua Eropa daripada negara di regional ASEAN yang lebih dekat secara geografis dan kebudayaan.

Oleh karena itu, mulai tahun ini, sekolahnya akan mendorong siswi-siswi untuk mengenal negara tetangga di regional ASEAN lebih dekat, terutama Indonesia sebagai negara rekan utama Singapura.

"Pengenalan kembali dan jika memungkinkan secara rutin budaya dan tradisi Indonesia kepada murid sekolah di Singapura menjadi sangat penting dan signifikan perannya dalam konteks hubungan kedua negara," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

48 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.