Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tindak Tegas, Kejari Asahan Sumut Tahan Dua Tersangka Dugaan Korupsi Kredit Bank

📅 Kamis, 09 Mei 2024, 09:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tindak Tegas, Kejari Asahan Sumut Tahan Dua Tersangka Dugaan Korupsi Kredit Bank Doc: ANTARA/HO- Kejaksan Negeri Asahan
Ket. Kejaksaan Negeri Asahan, Sumatera Utara menahan dua tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan dalam pemberian kredit di asahan, Sumtera Utara, Selasa (7/5/2024).

Medan - Kejaksaan Negeri Asahan di Provinsi Sumatera Utara menahan dua tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan dalam pemberian kredit di salah satu bank plat merah kepada CV Z sebesar Rp4 miliar lebih.

"Tersangka yang ditahan pria berinisial RHH dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Negara Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tanjungbalai Asahan, sedangkan EHA dilakukan penahanan Rumah Tahanan Negara Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Labuhan Ruku selama 20 hari," ujar Kepala Seksi Intelijen Kejari Asahan Aguinaldo Marbun saat dihubungi dari Medan, Rabu.

Aguinaldo melanjutkan tim penyidik menetapkan kedua tersangka pada 14 Maret 2024 berdasarkan surat Nomor: Print 02/L.2.23/Fd.1/02/2024 dan Nomor Print 03/L.2.23/Fd.1/02.2024.

Lebih lanjut, dia mengatakan tersangka RHH selaku analis kredit dan EHA selaku mantan pimpinan cabang pembantu bank plat merah dan RHH sebagai analisis kredit.

Adapun kronologi tindakan melawan hukum itu, tersangka EHA menyetujui kredit yang diajukan ARH yang sebelumnya sudah ditahan selaku Direktur CV Z untuk pembangunan properti.

"Kredit itu kuat dugaan terjadi persekongkolan jahat antara RHH dan EHH yang menyetujui permohonan kredit tersebut. Kredit itu tidak sesuai progres pembangunan perumahan," ucapnya.

Dari tindakan terhadap tiga tersangka tersebut, Aguinaldo mengatakan dari hasil penghitungan auditor ditemukan kerugian sebesar Rp4.083.190.00.

Kasi Intel Kejari Asahan mengatakan tersangka dijerat primer, Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHPidana.

Atau subsider, Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang pemberantasan tindakPidana korupsi juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHPidana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.