Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dukcapil Bengkulu Perketat Syarat Pindah KK untuk Antisipasi Persoalan PPDB

📅 Rabu, 08 Mei 2024, 17:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dukcapil Bengkulu Perketat Syarat Pindah KK untuk Antisipasi Persoalan PPDB Doc: ANTARA/Anggi Mayasari
Ket. Kepala Disdukcapil Kota Bengkulu Widodo.

Kota Bengkulu - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bengkulu memperketat syarat pindah kartu keluarga atau KK untuk mengantisipasi munculnya persoalan saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2024/2025.

Kepala Dukcapil Kota Bengkulu Widodo di Bengkulu, Rabu, mengatakan bahwa jika ada anak atau calon siswa ingin pindah KK maka syaratnya harus semua anggota keluarga juga pindah.


Pengetatan syarat ini untuk mengantisipasi adanya penitipan NIK anak ke KK kerabat keluarga agar bisa mendaftar PPDBtahun ajaran baru 2024/2025 di sekolah pilihan.


"Hal ini akan kembali kita terapkan pada tahun ajaran baru nanti. Kalau untuk persoalan benar atau tidaknya itu, Dukcapil tidak punya regulasichecklist," ujar dia.

Ia menyebutkan saat ini KK telah menggunakanbarcodesehingga tidak memerlukan legalisasi dari Disdukcapil.

"Jika sudah adabarcode-nya tentu tak perlu lagi untuk melakukan legalisasi karena cukup men-scan barcodetersebut," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu Gunawan menerangkan bahwa pelaksanaan PPDBtahun ajaran 2024/2025 dilaksanakan pada Juni mendatang.

Kemudian untuk pendaftaran PPDB saat ini masih menggunakan empat jalur, yakni jalur zonasi, prestasi, afirmasi, dan perpindahan orang tua.

"Pendaftaran PPDB sekarang ini memang belum dimulai, tetapi terkait pelaksanaan di masing-masing sekolah sudah kita minta untuk dimatangkan agar nanti tidak terjadi permasalahan," jelas Gunawan.

Untuk tahun ini, Disdikbud Kota Bengkulu telah menyiapkan kuota jalur zonasi untuk tingkat sekolah dasar (SD) sebanyak 70 persen.

Selanjutnya, jalur zonasi SMP sebesar 50 persen, jalur prestasi 30 persen, jalur afirmasi 15 persen, dan 5 persen sisanya merupakan jalur perpindahan orang tua.

"Jika pendaftaran PPDB sudah dibuka, manfaatkan kesempatan itu dengan sebaik-baiknya, tentu selain jalur PPDB tersebut. Tetapi memang untuk sekarang ini, kita mengimbau para orang tua untuk fokus dulu pada ujian akhir agar anak kita mendapatkan nilai yang baik dan bagus sehingga hal itu bisa mempermudah anak kita untuk masuk ke sekolah yang diinginkan," terang dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.