Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bandar Udara VVIP di IKN Bisa untuk Bandara Komersial

📅 Rabu, 08 Mei 2024, 00:01 WIB | Oleh:
Bandar Udara VVIP di IKN Bisa untuk Bandara Komersial Doc: ANTARA/MUZDAFFAR FAUZAN
Ket. Basuki Hadimuljono, Menteri PUPR

NUSANTARA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, mengatakan Bandara Very Very Important Person (VVIP) Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur berpotensi bisa menjadi bandara komersial.

"Tapi, pastinya nanti untuk bandara komersial," ujar Basuki, di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Nusantara, Senin (7/5).

Seperti dikutip dari Antara, Basuki mengatakan pihaknya saat ini sedang mengerjakan akses bandara yang menuju arah tol 5B, serta jalan nasional. Nantinya, waktu tempuh dari kawasan inti IKN menuju bandara bila menggunakan jalan nasional memakan waktu selama 20 menit, sedangkan menggunakan akses tol waktu tempuh ke bandara hanya 10 menit.

Sementara itu, Ketua Satuan Tugas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Kementerian PUPR, Danis Sumadilaga, memastikan sepanjang 2.200 dari 3.000 meter landasan pacu (runway) bandara VVIP IKN siap digunakan menjelang perayaan Kemerdekaan Indonesia pada bulan Agustus mendatang.

"Insyaa Allah, pada Agustus itu diselesaikan landasan pacu sepanjang 2.200 meter," ujar dia.

Pada bulan Juli, kata Danis, Kementerian PUPR akan melakukan uji coba kelayakan (commissioning) dengan otoritas kebandaraan guna menilai kesiapan fisik, serta instrumentasi pendaratan bandara VVIP tersebut.

Lapangan Upacara

Lebih jauh, Basuki mengatakan progres pengerjaan lapangan upacara di IKN kini sudah mencapai 90 persen. Dari progres pengerjaan yang terlaksana, pihaknya menargetkan lapangan yang akan digunakan sebagai lokasi upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus mendatang itu akan rampung pada bulan Juni.

"Lapangan ini kapasitasnya 8.000 orang, tapi nanti penyelenggara upacara adalah Sekretariat Negara dan Sekretariat Presiden, yang harus mempertimbangkan kesiapan pelaksanaannya," kata Basuki.

Ia menjelaskan pada saat pelaksanaan upacara peringatan HUT RI nanti, para tamu undangan bisa memanfaatkan empat gedung Kementerian Koordinator, serta 12 tower aparatur sipil negara (ASN) yang segara rampung. "Makanya pemindahan ASN diundur setelah upacara," ujar dia.

Menteri PUPR menyampaikan salah satu alasan berkurangnya persentase kecepatan penyelesaian lapangan IKN itu, disebabkan baru 70 persen pekerja yang kembali setelah masa Lebaran tahun 2024.

Untuk mengatasi hal itu, pihaknya telah menyediakan pesawat Hercules guna mengakomodasi pekerja IKN yang hendak kembali membangun Ibu Kota baru Indonesia itu.

Dia mengungkapkan rumput yang digunakan di lapangan IKN, berjenis zoysia matrella yang biasa digunakan sebagai rumput lapangan sepak bola. "Standardnya bisa untuk main bola," katanya.

Sebelumnya, Direktur Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Otorita IKN, Muhsin Palinrungi, bersiap melakukan kurasi dan memperkenalkan produk-produk lokal sebagai cendera mata yang mencerminkan kekayaan potensi Kalimantan Timur dalam menyambut agenda nasional Hari Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2024 di lokasi IKN.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

25 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.