Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tanggapi Video Viral di Medsos, BMKG Tegaskan Sesar Besar Sumatera Tidak Memicu Tsunami

📅 Jumat, 03 Mei 2024, 14:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tanggapi Video Viral di Medsos, BMKG Tegaskan Sesar Besar Sumatera Tidak Memicu Tsunami Doc: ANTARA/HO-Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG
Ket. Tangkapan layar - Sebuah video di media sosial instagram yang memuat informasi bernarasi bohong terkait adanya bahaya tsunami di Pulau Sumatera tahun 2024 yang terjaring oleh Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Jumat (3/5/2024).

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan sesar besar Sumatera yang membentang di daratan pulau itu tidak memicu tsunami sebagaimana video yang viral dari unggahan dalam berbagai akun media sosial belakangan ini.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono di Jakarta, Jumat (3/5), mengatakan bahwa informasi tentang sesar besar Sumatera yang akan menimbulkan tsunami itu beredar luas melalui video berdurasi pendek di media sosial instagramdengan nama akun@infobengkulu_,@fyibengkuludan@doli.hasibuan.35

Video berdurasi kurang dari 60 detik itu menayangkan peta geografis Pulau Sumatera dengan grafis garis merah vertikal pada sisi barat Sumatera dan telah menjadi konsumsi publik dengan jumlah puluhan ribu penonton dari ruang maya.

Menurut dia, pihaknya sangat menyayangkan informasi tersebut karena telah mengkaitkan antara sesar besar daratan Sumatera sebagai sumber gempa dan menimbulkan tsunami di pulau itu pada 2024 ini.

Tim Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG merespons hal tersebut dan memastikan informasi tersebut tidak benar alias bohong karena yang diinformasikan tidak didasari ilmu pengetahuan dan dampaknya sangat meresahkan warga, khususnya di pesisir Sumatera.

Daryono menjelaskan sesar Sumatera memang benar sebagai sumber ancaman gempa daratan sehingga semua pihak harus selalu siaga untuk itu.

"Tetapi sesar Sumatera di darat ini tidak menimbulkan tsunami apa lagi disebutkan akan terjadi pada tahun ini, nah bagian inilah dalam informasi video viral itu yang tidak benar atau hoaks," ujarnya.

BMKG mengharapkan otoritas terkait bisa menindak dengan segera pemilik akun atau penyebar informasi bohong tersebut sehingga tidak semakin menimbulkan keresahan bagi masyarakat.

Namun terlepas dari itu, ia mengharapkan kepada masyarakat untuk mengakses informasi terkait gempa bumi, tsunami, maupun bentuk bencana alam lain yang bersumber dari kanal informasi digital milik lembaga resmi dan terverifikasi khususnya dari lembaga pemerintah seperti BMKG dan seterusnya. Atau akan lebih baik menguji informasi tersebut sebelum mengunggah nya ke media sosial.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

13 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...

Kejagung Resmi Tahan Mantan Pejabat BGN

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.