Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pameran Konstruksi dan Keramik yang Menampilkan Inovasi serta Keberlanjutan Segera Dibuka

📅 Kamis, 02 Mei 2024, 20:16 WIB | Oleh:
Pameran Konstruksi dan Keramik yang Menampilkan Inovasi serta Keberlanjutan Segera Dibuka Doc: istimewa
Ket. Konferensi pers pameran Megabuild Indonesia & Keramika Indonesia 2024 yang diadakan di Jakarta pada Kamis (2/5). Pameran ini bertujuan menjadi sarana memperluas jaringan, berkolaborasi, dan berinovasi secara berkelanjutan bagi para pelaku industr

JAKARTA - LaporanData BCI Centralmemperkirakan industri konstruksi mengalami pertumbuhan sebesar 4,5 persen pada 2024. Menyambut iklim yang kondusif tersebut Panorama Media dan ASAKI dengan bangga mengumumkan penyelenggaraan pameran Megabuild Indonesia & Keramika Indonesia 2024.

Acara yang akan berlangsung dari 9-12 Mei 2024 di Jakarta Convention Center ini menandai edisi ke-21 Megabuild Indonesia dan edisi ke-10 Keramika. Keduanya mengukuhkan posisinya sebagai pameran bahan bangunan dan keramik terlengkap di Indonesia.

"Pameran ini dirancang bukan hanya sebagai ajang pameran tetapi juga sebagai platform utama untuk pertukaran pengetahuan dan demonstrasi inovasi terkini," kata, Presiden Direktur Panorama Media Royanto Handaya dalam konferensi pers di Jakarta Kamis (2/5).

Ia menuturkan, dengan pertumbuhan tahunan yang signifikan pada triwulan III 2023 dan kontribusinya terhadap PDB, pihaknya melihat era baru bagi industri konstruksi. Pameran ini bertujuan menjadi sarana memperluas jaringan, berkolaborasi, dan berinovasi secara berkelanjutan bagi pelaku industri.

Megabuild Indonesia & Keramika Indonesia 2024 mengusung tema Sustainable Future: Connection, Collaboration, and Innovation. Tema merupakan wujud komitmen bersama untuk mendukung pertumbuhan hijau dan pembangunan yang berkelanjutan.

Ketua Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta Doti Windajani, menuturkan saat ini dunia sedang menghadapi perubahan iklim. Hal ini ditandai dengan meningkatkan suhu udara yang belakangan ini semakin meningkat dan dirasakan panas.

"Asrsitektur berkelanjutan tidak hanya sebuah tren, tetapi merupakan kebutuhan mendasar dalam merespons perubahan iklim dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya alam secara lebih bertanggung jawab," ujar dia.

KetuaUmum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia Edy Suyanto mengatakan,Megabuild Indonesia & Keramika Indonesia 2024 diikuti lebih dari 200 brand terkemuka global. Mereka akan memperkaya acara dengan solusi inovatif di industri bahan bangunan dan keramik.

"Kami berharap acara ini dapat mengangkat industri keramik Indonesia ke panggung global dan memperkenalkan praktek terbaik yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Acara ini juga menampilkan inovasi dan juga promo-promo menarik yang bisa memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan sambil memberi wawasan baru tentang cara-cara efisien dan bertanggung jawab dalam penggunaan material dan teknolog," katanya.

Sementara itu, SekjenHimpunan Desainer Interior Indonesia(HDII), Adi Surya T menekankan pentingnya integrasi desain yang inovatif dan berkelanjutan dalam setiap proyek pembangunan. Baginya pameran tersebut membuka jalan bagi para desainer dan arsitek untuk memanfaatkan teknologi dan strategi terbaru dalam menciptakan ruang yang efisien dan estetis.

"Saya sebagai dosen interior selalu meminta kepada mahasiswa untuk selama jalan-jalan dan melihat pameran untuk mendapatkan ide. Karena dari sini akan mengerti perkembangan material tidak hanya membuka Pinterest saja," ucapnya.

Panggung utama Megabuild & Keramika Indonesia 2024, menampilkan kesadaran akan keberlanjutan sebagai fokus utama. Pesan ini dihadirkan melalui serangkaian seminar dan diskusi panel yang mendalam.

Salah satu sesi yang akan menonjol adalah The Future of Sustainable Construction, yang mengintegrasikan prinsip Lean, strategi bangunan hijau, dan teknologi BIM. Dipandu oleh Blesto Kasih sebagai moderator dan melibatkan pembicara seperti Ir. Diana Kusumastuti dan Basuki Muchlis.

Sesi ini bertujuan untuk menggali potensi inovasi dalam konstruksi yang tidak hanya efisien tetapi juga ramah lingkungan. Penekanan pada penggunaan sumber daya yang berkelanjutan dan efisiensi operasional menjanjikan pengurangan signifikan dalam limbah konstruksi dan penggunaan energi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.