Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Berpotensi Melemah Lanjutan

📅 Selasa, 30 Apr 2024, 10:38 WIB | Oleh:
Berpotensi Melemah Lanjutan Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melemah lanjutan, hari ini (30/4). Inbestor diperkirakan tengah menanti petunjuk baru kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS) atau the Fed.

Direktur Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan, Selasa (30/4), bergerak fluktuatif dan ditutup melemah di kisaran 16.230-16.290 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, kurs rupiah terhadap dollar AS pada perdagangan, Senin (29/4), ditutup melemah 45 poin atau 0,28 persen dari akhir pekan lalu menjadi 16.255 rupiah per dollar AS. Pelemahan terjadi menjelang pertemuan Federal Open Meeting Committee (FOMC) AS.

"Investor masih cenderung menghindari aset dan mata uang berisiko mengantisipasi pertemuan FOMC minggu ini," kata analis mata uang Lukman Leong di Jakarta.

FOMC diperkirakan masih akan mempertahankan suku bunga dan Ketua Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) Jerome Powell akan bersikap hawkish.

Sementara itu, data Indeks Harga Belanja Personal (PCE) AS pada Jumat (26/4) menunjukkan kenaikan pada inflasi namun kurang lebih masih sesuai dengan perkiraan.

PCE inti naik 0,3 persen secara month on month (mom) sesuai perkiraan. Namun secara tahunan atau year on year (yoy) 2,8 persen lebih tinggi dari perkiraan 2,6 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Harga Cabai di Mataram Turu...
Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Ekonomi
Indonesia produksi beras te...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.