Sunscreen Tak Hanya Dipakai Saat Beraktivitas di Luar Ruang
📅 Senin, 29 Apr 2024, 16:10 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Istimewa
JAKARTA - Masyarakat kini tidak hanya paham akan pentingnya penggunaan produk skin care terutama sunscreen untuk kesehatan kulit, tetapi juga lebih kritis dengan informasi kandungan didalamnya.
Dokter ahli kulit dr. Kardiana Dewi, SpDVE, FINSDV menjelaskan, sunscreen memiliki peran penting untuk menjaga kesehatan dan estetika kulit. Fungsinya tidak hanya menjadi tameng dari bahaya radiasi sinar Ultra Violet B yang menyebabkan kulit terbakar, namun juga sekaligus melindungi dari UV A yang mempercepat proses penuaan pada kulit, seperti timbulnya kerutan, keriput, kulit kusam dan kasar, hingga flek dan bintik hitam.
Menurut dr. Kardiana, penggunaannya pun tidak cukup hanya ketika akan beraktivitas di luar ruangan, juga ketika kita berada di dalam ruangan. Karena sinar UV matahari tetap dapat menembus melalui jendela dengan intensitas yang tinggi.
"Kita harus menciptakan kebiasaan baru untuk menjaga dan melindungi kulit kita setiap saat hingga malam hari sekalipun. Karena efeknya memang tidak langsung terasa atau terlihat, namun jika sudah bermasalah maka akan relatif sulit untuk memperbaikinya dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit," katanya melalui siaran pers, Senin (29/4).
Ia menegaskan pentingnya memilih sunscreen dengan sun protection factor (SPF) yang tepat. Angka SPF menunjukkan ketahanan produk dalam melindungi permukaan kulit saat berada di bawah paparan sinar UV. Dia menyarankan penggunaan sunscreen di negara tropis seperti Indonesia sebaiknya memiliki SPF 30 yang dapat memblok 97 persen paparan sinar UV B.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Penting juga untuk memperhatikan adanya perlindungan terhadap UV A. Untuk mendapatkan perlindungan yang baik terhadap UV A ini, pilihlah sunscreen yang memiliki grade PA+++. Formulasi yang digunakan tersebut akan sangat berpengaruh pada kemampuan produk dalam menjaga kesehatan kulit kita," ujar dia.
Dengan maraknya produk sunscreen di pasaran, ia menghimbau masyarakat agar lebih bijak, cermat, dan teliti memilih sunscreen untuk mendapatkan perlindungan yang maksimal untuk kulit.
Sebagai produsen suncare nomor satu dari Jepang, Anessa sunscreen selalu hadir dengan inovasi terbaru. Sebelumnya pada 2022, Anessa hadir dengan teknologi Auto Booster Technology yang terdiri dari Thermo Booster, Aqua Booster, Very Water & Sweat Resistant, serta Humidity Booster.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara pada tahun ini, inovasi berupa Auto UV Veil Technology dihadirkan oleh Anessa dalam produk terbarunya untuk rangkaian Anessa Gold Series. Teknologi ini terinspirasi dari ekspresi manusia yang tanpa sadar dapat berkedip sebanyak 1.200 kali hanya dalam waktu satu jam.
"Tidak hanya berkedip, tapi juga tertawa, berbicara, dan ekspresi yang tanpa disadari lainnya. Gerakan mikro-ekspresi ini dapat menyebabkan lapisan sunscreen tergores, bergeser dan bahkan luntur," kata Brand Manager Anessa Indonesia Maharani Anindita.
Ia menambahkan, meskipun goresan atau kerusakan terjadi karena gerakan, dengan proteksi maksimal dari Anessa sunscreen, area di sekitar wajah dapat tetap terlindungi. Berdasarkan hasil riset tersebut, lahirlah teknologi auto veil yang membuat lapisan sunscreen diperbaiki, meratakan serta menghaluskan lapisan kulit secara otomatis.
Anessa telah menjadi produk sunscreen nomor satu di Jepang selama 21 tahun berturut-turut dengan riset Shiseido tentang UV lebih dari 100 tahun. Pada tahun ini, produk tersebut satu langkah di depan dengan berevolusi menghadirkan teknologi terbarukan, Automatically Smooth UV Veil Technology yang terdapat pada produk Anessa Gold Series. Teknologi ini berfungsi memperbaiki lapisan sunscreen yang tergores atau crack di permukaan kulit.
"Dengan teknologi tersebut membantu memberi perlindungan kulit yang menyeluruh dan lebih tahan kuat. Hasilnya, UV Veil meregang dan memulihkan kondisi permukaan kulit wajah kita," kata dia.
Lebih lanjut ia menjelaskan, peningkatan (upgrade) dari formula terbaru Anessa ini dirancang khusus dari hasil riset panjang terhadap reaksi kulit manusia terhadap paparan sinar matahari. Teknologi ini dapat mengembalikan kondisi mikro permukaan kulit yang rusak akibat intensitas tinggi sinar UV ke wajah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!