Marak di TikTok, Perlu Perubahan Sistemik Tanggapi Remaja yang Berpikir Sekolah Tidak Penting
📅 Senin, 29 Apr 2024, 15:03 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S"Dalam artian memang anak dari usia SD itu mesti diperkenalkan dengan tidak hanya digital profisiensi atau tahu cara pakai teknologi digital. Tapi, juga dia tahu bagaimana cara kerja dari informasi, cara kerja dari teknologi yang dia gunakan itu kayak gimana. Gimana dampaknya terhadap dia. Dan, gimana dampaknya terhadap orang lain," tegasnya.
Solusi internal yang Ardi berikan adalah ciptakan keluarga yang harmonis, sehingga membentuk faktor protektif pada remaja yang sedang mencari identitas diri mereka.
"Pencarian jati diri itu pasti akan terjadi. Kita akan mencari membanding bagaimana kebenaran di luar dan lain sebagainya, tapi kalau di rumah bisa memberikan kenyamanan itu berarti pencarian jati dirinya jadi jauh lebih bisa terkontrol dan jauh lebih mantap," pungkasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!