Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KCIC Pastikan Kereta Cepat Whoosh Beroperasi Normal Pascagempa Garut

📅 Minggu, 28 Apr 2024, 14:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
KCIC Pastikan Kereta Cepat Whoosh Beroperasi Normal Pascagempa Garut Doc: ANTARA/Rubby Jovan
Ket. Situasi para penumpang kereta cepat Whoosh saat tiba di Stasiun Tegalluar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (22/4/2024).

BANDUNG - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memastikan operasional kereta cepat Whoosh tetap berjalan normal pascagempa berkekuatan yang terjadi di wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat pada Sabtu (27/4) malam, pukul 23.29 WIB.

"Masyarakat pengguna kereta cepat Whoosh tidak perlu khawatir. Tidak ada perubahan jadwal perjalanan Kereta Cepat Whoosh pada Minggu, 28 April 2024" kata Corporate Secretary PT KCIC Eva Chairunisa di Bandung, Minggu (28/4).

Eva mengatakan pascagempa tersebut juga tidak berdampak pada infrastruktur pada kereta cepat Whoosh. Sebab, struktur prasarana Whoosh telah dirancang tahan gempa hingga kekuatan magnitudo 8.

"PT KCIC telah memeriksa seluruh stasiun, jalur, serta fasilitas penunjang operasional kereta cepat Whoosh. Pemeriksaan tersebut berlangsung mulai pukul 00.30 - pukul 03.00 WIB," kata dia.

Menurut dia, dari hasil pemeriksaan seluruh kondisi prasarana untuk operasional dinyatakan aman dan tidak terdapat kerusakan apapun, sehingga pada hari ini kereta cepat Whoosh tetap melayani penumpang sesuai dengan jadwal sejak keberangkatan kereta pertama.

Sebelumnya, kata dia, saat gempa terjadi sekitar pukul 23.29 WIB, sensor yang terdapat di infrastruktur Whoosh telah membaca situasi darurat yang langsung memberikan sinyal.

"Setelah mendapatkan informasi melalui sensor darurat, protokol pemeriksaan jalur dan fasilitas lainnya langsung dijalankan," katanya.

Lebih lanjut, Eva mengatakan seluruh bangunan dan fasilitas penunjang operasional Whoosh dirancang dengan teknologi tinggi. Tidak hanya tahan gempa hingga kekuatan magnitudo 8, seluruh bangunan didesain untuk pemakaian hingga seratus tahun ke depan.

"Saat gempa tadi malam, sensor sudah mendeteksi. Sehingga kami langsung menjalankan protokol untuk antisipasi," kata Eva.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.