Konsumsi Rumah Tangga Terhambat Kenaikan Harga Pangan
📅 Sabtu, 27 Apr 2024, 00:03 WIB | Oleh: Tim RedaksiDia menjelaskan bahwa konsumsi rumah tangga terhambat oleh kenaikan harga pangan, suku bunga yang tinggi, hingga masih terbatasnya kesempatan kerja di sektor formal.
Sementara investasi yang masuk semakin kurang berkualitas ditunjukkan oleh rendahnya serapan kerja dibanding nominal investasi setiap tahunnya.
Konflik di Timur Tengah, kata Bhima, juga tak mampu menciptakan bonanza komoditas sehingga impor minyak naik, tapi tidak diikuti pemulihan harga komoditas unggulan seperti nikel dan batu bara.
"Ekspor cukup menantang, tapi kurang bisa diandalkan," ucap Bhima.
Sebaiknya Anda baca juga:
Fiskal pemerintah di sisi lain menuju pada mode agresif dengan rencana kenaikan berbagai jenis pajak yang ancam motor konsumsi domestik.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!