Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Badan Intelijen AS Sebut Putin Tidak Memerintahkan Kematian Navalny

📅 Sabtu, 27 Apr 2024, 16:00 WIB | Oleh:
Badan Intelijen AS Sebut Putin Tidak Memerintahkan Kematian Navalny Doc: ST/Reuters
Ket. Karangan bunga di makam oposisi Russia Alexei Navalny setelah pemakamannya di Moskow pada 1 Maret 2024.

WASHINGTON - Sejumlah badan intelijen AS menemukan bahwa Presiden Russia Vladimir Putin kemungkinan besar tidak memerintahkan kematian pemimpin oposisi Alexei Navalny di kamp penjara pada Februari lalu, The Straits Times mengutip laporan Wall Street Journal (WSJ).

Meskipun penilaian tersebut tidak membantah kesalahan Putin atas kematian tersebut, namun ditemukan bahwa waktunya mungkin tidak sesuai dengan keinginan pemimpin Russia tersebut, kata laporan WSJ, mengutip orang-orang yang mengetahui masalah itu.

Temuan ini diterima secara luas dalam komunitas intelijen dan dibagikan oleh beberapa lembaga, termasuk Badan Intelijen Pusat, Kantor Direktur Intelijen Nasional, dan unit intelijen Departemen Luar Negeri, menurut laporan tersebut.

Kematian misterius Navalny, seorang aktivis antikorupsi dan tokoh oposisi paling terkemuka Russia, di penjara Arktik pada bulan Februari memicu ketegangan baru antara Russia dan Barat pada saat hubungan keduanya retak akibat konflik Ukraina.

Kematian tersebut juga memicu aksi protes besar-besaran sejak invasi Februari 2022 ke Ukraina.

Presiden AS Joe Biden dan para pemimpin lainnya menganggap pemimpin Russia itu bersalah, berdasarkan penargetan Kremlin selama bertahun-tahun terhadap Navalny.

Penilaian terbaru ini didasarkan pada serangkaian informasi seperti intelijen rahasia dan analisis fakta publik, termasuk waktu kematiannya dan bagaimana hal tersebut menutupi terpilihnya kembali Putin, kata laporan WSJ.

Beberapa badan intelijen Eropa telah diberitahu mengenai pandangan terbaru AS, sebutnya.

Navalny jatuh sakit saat berjalan-jalan di kamp penjara terpencil dengan keamanan maksimum di Arktik tempat dia terakhir ditahan, dan staf medis tidak dapat menyelamatkannya, kata otoritas penjara pada 16 Februari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Nasional
MTQ Nasional XXXI Dibuka, M...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.