Ada Apa Sampai DPRD Kota Bogor Minta Dishub Evaluasi Uji Coba Angkot Listrik
📅 Jumat, 26 Apr 2024, 07:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-Humas DPRD Kota Bogor
Kota Bogor - Komisi III DPRD Kota Bogor, Jawa Barat, meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor untuk mengevaluasi kembali pelaksanaan uji coba angkutan kota (angkot) listrik yang sudah berjalan sejak 4 April 2024.
Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor Zenal Abidin di Kota Bogor, Kamis, mengatakan jumlah penumpang yang sangat minim diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi Dishub.
Terlebih, sejak awal pihaknya sudah memberi masukan Dishub agar tidak tergesa-gesa melakukan uji coba.
"Dengan jumlah penumpang yang masih sangat minim, diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi yang nantinya akan kami bahas bersama dengan Dishub dalam rapat kerja berikutnya," katanya.
Zenal juga mengingatkan Dishub, agar program angkot listrik ini tidak merugikan pengusaha angkot di Kota Bogor yang sudah ada bertahun-tahun.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Jangan sampai merugikan pengusaha angkot yg sudah bertahun tahun, atau yang punya satu angkot bagaimana nasibnya ke depan?" ujarnya.
Selain itu, lanjut Zenal, persoalan transportasi di Kota Bogor akan menjadi fokus pembahasan Komisi III di sisa akhir tahun periode 2019-2024.
Zenal menyatakan memahami betul bahwa transportasi umum merupakan kebutuhan dasar di Kota Bogor, yang notabene sebagai penyangga Jakarta,di mana moda transportasi harus terintegrasi dengan baik, agar masyarakat menjadi nyaman.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Tentunya ini sejalan dengan Peraturan DaerahTransportasi yang sudah kami sahkan tahun lalu, sekaligus mengurangi polusi udara dari banyaknya kendaraan pribadi," ucapnya.
Zenal pun mengajak warga untuk beralih ke transportasi publik yang ada di Kota Bogor. Mulai dari angkot, angkot listrik, hingga Biskita Transpakuan.
"Sambil kami dari pemerintah terus memperbaiki sistem transportasi di Kota Bogor," ujarnya.
Pada Kamis (4/4/2024), Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melaksanakan kick off uji coba lima unit angkot listrik jurusan Cidangiang-Suryakencana, yang akan mengaspal tiga bulan ke depan.
Ada 30 titik pemberhentian angkot listrik di rute sepanjang 13 kilometer. Sistem pembayaran angkot listrik ini non tunai menggunakan kartu berbayar elektronik.
Hingga pekan ketiga uji coba, Dishub Kota Bogor menyebut jumlah penumpang masih minim karena sistem pembayaran elektronik yang belum lengkap.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!