Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

75 Personel Padamkan Kebakaran di Gedung D Kemendagri Jaksel

📅 Senin, 20 Apr 2026, 17:05 WIB | Oleh:
75 Personel Padamkan Kebakaran di Gedung D Kemendagri Jaksel Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri.
Ket. Personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan memadamkan kebakaran di Gedung D Kementerian Dalam Negeri, Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Direktorat Jenderal Kependekan dan Pencatatan Sipil, di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (20/4).

JAKARTA - Sebanyak 75 personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Selatan memadamkan kebakaran di Gedung D, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Direktorat Jenderal Kependekan dan Pencatatan Sipil, di Pasar Minggu, Jakarta Selatan (Jaksel).

"Sebanyak 18 unit atau 75 personel dikerahkan," kata Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan Asril Rizal saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (20/4).

Dia mengatakan laporan kebakaran itu diterima pada pukul 13.38 WIB. Kemudian, personel mulai beroperasi pada pukul 13.47 WIB.

Sampai dengan saat ini, petugas Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan masih melakukan pemadaman di lokasi kebakaran.

"Dugaan penyebab dan kronologi masih diselidiki," ujar Asril.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah aparat sipil negara (ASN) berseragam cokelat tampak berada di luar gedung sembari menyelamatkan diri dan barang-barang.

Kebakaran tersebut diketahui berasal dari lantai dua, dan sebanyak tujuh unit mobil pemadaman kebakaran dikerahkan ke lokasi. 

Dokumen Penting Aman

Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memastikan dokumen penting aman pasca kebakaran di Gedung D Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Direktorat Jenderal Kependekan dan Pencatatan Sipil, di Pasar Minggu.

"Tidak ada dokumen yang strategis yang terkena. Karena dokumen strategis kita ada di gedung B," kata Sekretaris Ditjen Bina Pemdes Kemendagri Murtono saat ditemui di lokasi kebakaran di Jakarta, Senin.

Murtono mengatakan kebakaran tersebut memang mengakibatkan sejumlah dokumen administratif ikut terdampak.

Meski begitu, ia memastikan tidak ada dokumen strategis yang terbakar.

"Kalau dokumen, arsip-arsip dokumen ya, mungkin karena ini ruang kerja yang terbakar jadi arsip dokumen," ucapnya.

Kebakaran yang terjadi di Gedung D merupakan bagian dari kompleks Kementerian Dalam Negeri terdiri dari lima gedung, yakni Gedung A hingga E.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.