Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Lombok Tengah Kerahkan Nelayan Cari Dokter yang Hilang di Laut

📅 Selasa, 23 Apr 2024, 16:01 WIB | Oleh:
Pemkab Lombok Tengah Kerahkan Nelayan Cari Dokter yang Hilang di Laut Doc: ANTARA/HO-Humas SAR Mataram
Ket. Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian terhadap korban dokter Wisnu yang hilang dihantam ombak di pantai Lancing, Kecamatan Praya Barat.

Praya, Lombok Tengah -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), melibatkan semua nelayan untuk melakukan pencarian terhadap dokter Lalu Wisnu Aditya Wardana (27) asal Desa Kateng yang hilang dihantam ombak saat memancing ikan di Pantai Lancing, Kecamatan Praya Barat.

"Untuk membantu pencarian dokter Wisnu, pemerintah daerah juga melibatkan kelompok nelayan yang ada di wilayah pantai Lombok Tengah," kata Sekda Lombok Tengah Lalu Firman Wijaya di Praya, Selasa.

Berdasarkan informasi dari Tim SAR maupun BPBD Lombok Tengah, kata dia, hingga hari ketujuh pencarian korban masih belum ditemukan, meskipun pencarian telah diperluas. Pencarian juga dilaksanakan dengan menyisir kawasan pesisir pantai di Lombok Tengah dan menggunakan drone.

Nelayan yang dilibatkan itu, kata dia, mereka yang telah berpengalaman dan pihaknya tetap mengarahkan untuk berkomunikasi dengan Tim SAR.

"Kita berdoa semoga dokter Wisnu bisa ditemukan dengan cepat. Kendala pencarian itu cuaca gelombang tinggi," katanya.

Sesuai dengan standar operasional prosedur pencarian terhadap korban yang hilang dilakukan selama tujuh hari. Namun, kata Sekda, batas waktu pencarian bisa diperpanjang, tidak mesti harus dilaksanakan selama tujuh hari.

"Bisa diperpanjang, jika tidak ditemukan selama tujuh hari pencarian," katanya.

Sebelumnya Tim SAR gabungan Mataram memperluas pencarian terhadap seorang dokter yang hilang tenggelam saat memancing ikan di Pantai Lancing, Desa Mekarsari, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah.

"Pencarian korban telah diperluas, karena belum ada tanda -tanda," kata Kepala SAR MataramLalu Wahyu Efendi.

Dokter Lalu Wisnu Aditya Wardana (27) asal Desa Kateng Pendem tersebut hilang setelah perahu yang digunakan untuk memancing ikan terbalik dihantam gelombang pada Rabu17 April 2024.

"Kami juga telah menambah personel untuk melakukan pencarian. Dan dibantu oleh para nelayan serta warga," katanya.

Ia mengatakan pencarian terhadap korban tidak hanya dilakukan melalui laut, namun pencarian dilakukan melalui udara dengan menggunakan drone. Kendala yang dihadapi saat pencarian yakni gelombang dan angin kencang.

"Pesisir pantai di sekitar lokasi kejadian juga kita sisir. Tapi korban belum ditemukan," katanya.

Ia mengatakan berdasarkan informasi dari anggota BPBD Lombok Tengah, ada tiga orang dalam perahu tersebut, namun dua orang berhasil diselamatkan oleh nelayan yang melintas di sekitar lokasi kejadian.

"Tim dari Unit Siaga SAR Kuta Mandalika sudah dikerahkan sejak kejadian," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Stimulus Ekonomi Harus Tepat Sasaran

13 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Stimulus Ekonomi Harus Tepa...
Luar Negeri
Korban Gempa Venezuela Temb...
Nasional
Ketahanan Energi Butuh Refo...

Mahasiswa ITS Ciptakan Nanopestisida Tahan Hujan dan UV

13 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Mahasiswa ITS Ciptakan Nano...
  • Kabar Baik! Pemerintah Pertahankan Bunga KUR 6 Persen, UMKM Dapat Angin Segar
    Preview komentar:
    Thank you for sharing this informative article. Thank ...
  • Wajib Tahu, Ini 3 Dampak Negatif Penyebaran Hoaks Selama Pemilu
    Preview komentar:
    Thank you for sharing this informative article. Thank ...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
Awas! Modus Baru Judol Lewat Komentar Medsos, Tunggangi Piala Dunia 2026, Ini Temuan Kemkomdigi

Awas! Modus Baru Judol Lewat Komentar Medsos, Tunggangi Piala Dunia 2026, Ini Temuan Kemkomdigi

29 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.