Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dukung Pengembangan Olahraga Kriket, Neutrogena Indonesia Gelar Turnamen Khusus Putri

📅 Sabtu, 20 Apr 2024, 09:00 WIB | Oleh:
Dukung Pengembangan Olahraga Kriket, Neutrogena Indonesia Gelar Turnamen Khusus Putri Doc: Koran-Jakarta/Dokumen Persatuan Cricket Indonesia
Ket. Foto ilustrasi dua orang sedang mengangkat trofi Kartini Cup. Kartini Cup yang didukung oleh Neutrogena Indonesia, turnamen kriket putri yang diadakan setiap tahun pada Hari Kartini. Turnamen ini bentuk penghormatan kepada Raden Ajeng Kartini.

JAKARTA - Merek perawatan kulit di bawah Kenvue, Neutrogena Indonesia, secara resmi mengumumkan kelanjutan dari dukungan mereka terhadap perkembangan olahraga kriket (cricket) di Indonesia, khususnya kriket putri. Dukungan yang dilakukan berupa sponsorship turnamen Kartini Cup 2024 yang digelar dari 20 hingga 29 April 2024.

"Neutrogena Indonesia berharap Kartini Cup tak hanya menjadi panggung bagi para atlet putri muda untuk menunjukkan kemampuan, melainkan juga sebagai ajang yang dapat menyebarkan semangat emansipasi wanita di bidang olahraga," kata Skin Health Lead Kenvue Indonesia Zaskia P. Setiyasari, melalui keterangan tertulis (19/4).

Kartini Cup sendiri merupakan turnamen kriket putri yang diadakan setiap tahun pada Hari Kartini. Turnamen ini sebagai bentuk penghormatan kepada Raden Ajeng Kartini, pahlawan nasional yang dikenang karena perjuangannya dalam memprakarsai emansipasi dan pemberdayaan wanita Indonesia.

"Dengan mendukung turnamen Kartini Cup 2024, Neutrogena Indonesia berharap dapat membantu menghadirkan wadah bagi para wanita muda di Indonesia untuk menembus batasan sosial, mengasah kemampuan kepemimpinan dan teamwork, serta membangun kepercayaan diri, baik didalam maupun diluar lapangan cricket," tutur Zaskia.

Terkait dengan emansipasi dan pemberdayaan wanita dalam bidang olahraga, kriket memiliki sejarah manis yang tercermin dalam penyelenggaraan Piala Dunia Cricket Wanita pertama yang diadakan di Inggris pada 1973 atau dua tahun sebelum Piala Dunia Cricket Pria diadakan. Hal ini menandai momen penting dalam sejarah kriket, dimana kontribusi atlet wanita mendapat pengakuan di panggung internasional.

Ketua Umum Persatuan Cricket Indonesia (PCI), Abhiram Singh Yadav menuturkan, kriket pertama kali diperkenalkan di Indonesia oleh Belanda pada abad ke-19. Awalnya, olahraga ini dimainkan oleh komunitas Eropa di Indonesia, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta (Batavia), Surabaya, dan Bandung.

Pada akhir abad ke-20 dan awal abad ke-21, minat terhadap kriket khususnya di kalangan remaja putri di Indonesia mulai mengalami peningkatan, beberapa klub pun mulai aktif dalam mengadakan program-program untuk merekrut dan melatih atlet putri.

Dalam hal prestasi, Tim Nasional Putri Indonesia pernah menorehkan kebanggaan sebagai peraih medali emas di SEA Games 2023 dan berhasil bermain di Piala Dunia Putri U-19 2023. Pencapaian ini membawa Indonesia berada di peringkat 20 besar dunia.

"Penyelenggaraan turnamen tingkat nasional seperti Kartini Cup ini merupakan bagian dari perjuangan membawa tim kriket putri Indonesia dalam mengembangkan kemampuan sekaligus menunjukkan kekuatan mereka," ucapnya.

Ia menambahkan, perjalanan para atlet kriket putri untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional yang inspiratif ini dapat membuka pintu bagi generasi penerus untuk berani bermimpi dan mencapai lebih. Bukan tidak mungkin, jika suatu hari nanti, Indonesia melahirkan sosok legendaris seperti Rachael Heyhoe-Flint ataupun Mithali Raj.

Dengan menggelar turnamen ini, PCI bersama dengan Kenvue, berupaya menghadirkan narasi baru tentang pemberdayaan, ketahanan, dan keunggulan di kalangan wanita muda di Indonesia. Bergabunglah dengan kami dalam merayakan dan mendukung perjalanan luar biasa dari atlet-atlet inspiratif ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.