Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cegah Banjir Susulan, Pemkab Lumajang Normalisasi Sungai Curah Menjangan

📅 Sabtu, 20 Apr 2024, 15:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Banjir Susulan, Pemkab Lumajang Normalisasi Sungai Curah Menjangan Doc: ANTARA/HO-KIM Desa Kutorenon
Ket. Pj Bupati Lumajang Indah Wahyuni berbincang dengan perangkat Desa Kutorenon pada Jumat (19/4).

LUMAJANG - Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur melakukan normalisasi Sungai Curah Menjangan untuk mencegah banjir susulan yang sering terjadi di Desa Kutorenon.

"Pemerintah daerah akan segera menormalisasi Sungai Curah Menjangan di Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono karena menjadi faktor utama terjadinya banjir," kata Penjabat Bupati Lumajang Indah Wahyuni dalam keterangan tertulis yang diterima di kabupaten setempat, Sabtu (20/4).

Menurut dialangkah tersebut diambil untuk mengatasi masalah banjir yang menjadi ancaman berulang setiap musim hujan, serta sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

"Normalisasi Sungai Curah Menjangan akan melibatkan koordinasi dan kerja sama yang erat dengan berbagai pihak terkait," tuturnya.

Ia mengatakan proyek normalisasi tersebut direncanakan akan dilaksanakan sepanjang 1 kilometer, meliputi wilayah Desa Kutorenon dan Desa Dawuhan Lor.

"Dalam upaya menormalisasi Sungai Curah Menjangan, kami mengharapkan kerja sama dan koordinasi yang baik agar penanganan banjir dapat berjalan lancar," katanya.

Sementara Kepala Desa Kutorenon Faisal Rizal memberikan apresiasi atas langkah proaktif yang akan dilaksanakan oleh Pj. Bupati Lumajang dalam menangani bencana banjir yang sering melanda wilayahnya.

"Terima kasih Ibu Pj Bupati Lumajang yang telah turun langsung ke lokasi banjir di desa kami untuk berdiskusi dan mencari solusi terbaik dalam penanganan bencana itu," ujarnya.

Ia berharap upaya menormalisasi Sungai Curah Menjangan segera dilaksanakan sehingga dapat mengurangi dampak buruk banjir bagi masyarakat Desa Kutorenon, sehingga memberikan rasa aman dan ketenangan bagi warga dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Lumajang pada Kamis (18/4) menyebabkan banjir di kawasan kota dan banjir lahar dingin Semeru di sepanjang wilayah yang dilalui daerah aliran sungai (DAS) yang berhulu dari Gunung Semeru, serta longsor yang menyebabkan satu korban tertimbun longsor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
PLN Kawal Keandalan Listrik...
Megapolitan
PLN UID Jakarta Raya Perkua...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.