Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Profil dan Jejak Karier Sugeng Riyanta, Wakajati Jateng yang Baru Dilantik

📅 Kamis, 18 Apr 2024, 00:00 WIB | Oleh:
Profil dan Jejak Karier Sugeng Riyanta, Wakajati Jateng yang Baru Dilantik Doc: Koran Jakarta/Henri Pelupessy
Ket. Sugeng Riyanta resmi menjabat sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Jawa Tengah. Pengambilan sumpah dan pelantikan dipimpin Kajati Jawa Tengah, I Made Suarnawan, di Aula Lantai 6 Kejati Jateng, Kota Semarang, Rabu (17/4).

SEMARANG - Sugeng Riyanta resmi menjabat sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Jawa Tengah. Pengambilan sumpah dan pelantikan dipimpin Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah, I Made Suarnawan, di Aula Lantai 6 Kejati Jateng, Kota Semarang, Rabu (17/4).

Pelantikan Sugeng sebagai Wakajati Jateng tersebut berdasarkan Keputusan Jaksa Agung RI Nomor 86 Tahun 2024, tanggal 18 Maret 2024, tentang pemberhentian dan pengangkatan dari dan dalam jabatan struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia.

Selain itu, juga berdasarkan Surat Perintah Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Nomor: PRIN-305/ M3/Cp.2/03/2024 tanggal 25 Maret 2024. Diketahui, Sugeng sebelumnya menduduki jabatan sebagai Wakajati Bangka Belitung.

Sugeng saat ini, masih mengemban tugas sebagai Pj Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), setelah dilantik Pj Gubernur Sumatra Utara, Hassanudin di Medan pada 15 November 2023.

Selain melantik Sugeng sebagai Wakajati Jateng menggantikan Teguh Subroto, Kajati Made juga melantik Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) Kejati Jateng, Muhammad Yusfidli.

Dalam arahannya, Kajati Jateng, I Made Suarnawan meminta jajarannya untuk mempertahankan dan meningkatkan tingkat kepercayaan masyarakat. Sebab, kepercayaan masyarakat kepada Kejaksaan selama ini telah mencapai puncaknya.

"Harapan kami prestasi yang diperoleh pejabat yang lama harus dipertahankan syukur-syukur ditingkatkan. (Kepercayaan publik ke Kejaksaan) sudah 86 persen dipertahankan kalau bisa ditingkatkan lagi," kata dia.

Suarnawan menyebut mempertahankan lebih sulit dibanding memperjuangkan. Oleh sebab itu, dibutuhkan keiklasan dalam bekerja dan sinergitas dengan masing-masing bidang.

"Yang penting kita kerja sama, keikhlasan di dalam bertugas sangat-sangat diperlukan. Karena tanpa kerja sama yang baik tanpa keikhlasan jangan harap kita dapat melakukan tugas dengan baik. Itu modal utama dan kita harus selalu mensyukuri di dalam bertugas kalau kita banding-bandingkan tentu nanti tidak akan habis-habisnya. Tapi yang jelas Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah bukan kaleng-kaleng, kita harus yakin bisa," tandasnya.

Pihaknya, juga meminta agar terus memantau dan mensyukseskan pilkada serentak. Menurutnya, monitoring akan dilakukan melalui Posko. "Pilpres sukses dan pilkada serentak saya yakin juga sukses. Kita nanti posko-posko kami siapkan semua baik di daerah-daerah," ujarnya.

Sejumlah prestasi ditorehkan Sugeng di bidang Pendidikan, di antaranya berhasil meraih gelar doktor berkat didikasi yang tinggi dan kecintaannya terhadap Korps Adhyaksa.

Pria yang menyukai wayang ini, mendapat gelar doktor melalui disertasinya berjudul Model Kelembagaan Kejaksaan Sebagai Lembaga Negara yang Profesional dan Independen Dalam Penanganan Tindak Pidana Korupsi dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,77.

Sugeng lahir di Dusun Sawahan, Kelurahan Banaran, Kapanewon Galur, Kabupaten Kulon Progo.

Memiliki riwayat karier yang moncer, Sugeng pernah menjabat sebagai Kajari Jakarta Pusat, kemudian menjabat sebagai Kepala Sub Direktorat Tindakan Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kajagung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.