Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Setelah Arus Balik Satpol PP Bali Rancang Operasi Penduduk Pendatang

📅 Selasa, 16 Apr 2024, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Setelah Arus Balik Satpol PP Bali Rancang Operasi Penduduk Pendatang Doc: ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari
Ket. Dokumentasi Kepala Satpol PP Bali I Dewa Nyoman Rai Dharmadi saat diwawancara di Denpasar.

Denpasar - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bali saat ini sedang merancang agenda operasi penduduk pendatang (duktang) di tempat mereka tinggal, setelah arus balik Lebaran 2024 yang mendatangkan ribuan orang masuk Bali.

"Operasi penduduk pendatang kita lakukan setelah ini (arus balik) di masing-masing daerah kabupaten/kota," kata Kepala Satpol PP Bali I Dewa Nyoman Rai Dharmadi ketika dihubungi di Denpasar, Senin.

Ia menjadwalkan agar sidak ini dilakukan secara serentak di lingkungan-lingkungan tempat kebanyakan penduduk pendatang tinggal di tiap kabupaten/kota.

Meski belum mengungkapkan waktu operasi penduduk pendatang ini dilakukan, Rai memastikan bahwa agenda ini sudah disepakati oleh jajarannya di daerah.

Nantinya Satpol PP Bali dan jajaran akan memastikan kepemilikan identitas para pendatang seperti berupa KTP elektronik, selain itu diajukan pertanyaan mengenai tujuan menetap di Bali.

"Operasi penduduk pendatang untuk memastikan saudara kita yang tinggal dan bekerja di Bali ada yang bertanggung jawab, misalnya dia bekerja sebagai buruh lepas kan harus ada yang bertanggung jawab," ujar Rai.

Hal ini untuk memastikan penduduk pendatang memiliki penanggung jawab, sehingga mudah dipantau dan meminimalkan kejadian yang tidak diinginkan apalagi masuk ke ranah kriminalitas.

"Bali kan taruhannya cukup berat, terjadi sesuatu tindakan kriminal atau mengganggu ketertiban akan berdampak pada kesan Bali sebagai destinasi wisata, makanya mau tidak mau kita laksanakan operasi duktang," kata dia.

Selain nantinya melakukan sidak di kediaman penduduk pendatang, Satpol PP Bali terlebih dahulu memantau pergerakan orang masuk Bali selama arus balik Lebaran 2024.

Dari pantauannya, di pintu-pintu pelabuhan dan terminal rata-rata 30 ribu orang masuk dalam sehari, sehingga mereka melakukan pemeriksaan lebih awal bersama jajarannya di daerah, kepolisian, TNI, dan dinas dukcapil.

Sejauh ini mereka belum melihat adanya orang yang masuk tanpa identitas KTP elektronik, ketika ditanya pun sebagian besar dari mereka memang penduduk pendatang yang memang bekerja sebagai pekerja bangunan musiman di bawah pertanggungjawaban pemimpin proyeknya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.