Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polres Trenggalek Rekayasa Lalu Lintas Sambut Lebaran Ketupat

📅 Selasa, 16 Apr 2024, 17:08 WIB | Oleh:
Polres Trenggalek Rekayasa Lalu Lintas Sambut Lebaran Ketupat Doc: ANTARA/HO - Polres Trenggalek
Ket. Petugas kepolisian saat melakukan pengaturan lalu lintas arus mudik lebaran.

TRENGGALEK - Satuan lalu lintas di Kepolisian Resort Trenggalek, Jawa Timur mulai mempersiapkan sejumlah rambu dan pembatas jalan untuk mengoptimalkan skenario pengalihan arus (rekayasa jalur) lalu lintas jelang perayaan Lebaran Ketupat yang jatuh pada hari Rabu, (17/4/2024).

"Kebijakan ini untuk menunjang kelancaran arus lalu lintas di saat puncak acara Lebaran Ketupat," kata Kasat Lantas Polres Trenggalek, AKP Mulyani di Trenggalek, Selasa.

Selain untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan yang datang, rekayasa jalur juga bertujuan memberi ruang bagi proses arak-arakan ketupat raksasa.

Mengutip rancang program rekayasa lalu lintas yang dilakukan Satlantas Polres Trenggalek, pengguna jalan yang melintas dari arah Kabupaten Tulungagung menuju Kabupaten Trenggalek atau Ponorogo bakal dialihkan.

Pengalihan dilakukan pada Rabu (17/4) saat festival kupatan berlangsung.

Para pengguna jalan dari arah Tulungagung bakal dialihkan ke kiri melalui simpang tiga Bu Sur, lewat jalur alternatif.

Kemudian mengambil rute belok ke kiri menuju simpang empat Bancang, selanjutnya dari simpang empat Bancang berbelok ke arah kanan menuju simpang tiga Ngadisuko.

Setelah sampai di simpang tiga Ngadisuko mengambil belok ke kiri dan berkendara sejauh 700 meter hingga simpang tiga Bugelen.

Pada simpang tiga bugelen belok ke kanan sampai tiba di simpang tiga perikanan untuk kembali di jalur utama menuju simpang empat Kedunglurah atau Jalan Nasional Trenggalek-Tulungagung menuju arah Trenggalek, Ponorogo dan sekitarnya.

"Sedangkan untuk arah Trenggalek ke Tulungagung tidak ada rekayasa," katanya.

Sebagaimana tradisi dan pengalaman sebelumnya, puncak Lebaran ketupat biasanya terkonsentrasi di wilayah Kecamatan Durenan serta Kelurahan Kelutan Kecanatan Trenggalek.

Tradisi Lebaran ketupat ini menjadi puncak rangkaian perayaan Idul Fitri 1445 H warga Muslim daerah itu, yang memilih melanjutkan puasa Syawal selama enam hari berturut pasca berakhirnya bulan suci Ramadan.

Lebaran ketupat yang sudah menjadi tradisi selama seratus tahun lebih ini biasanya menjadi magnet bagi kerabat, keluarga dan warga untuk datang ke Trenggalek demi ikut merayakan Lebaran Ketupat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.