Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berita Duka, Empat Teknisi Meninggal Usai Perawatan Tangki Septik di Pusat Perbelanjaan Cirebon

📅 Selasa, 09 Apr 2024, 22:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berita Duka, Empat Teknisi Meninggal Usai Perawatan Tangki Septik di Pusat Perbelanjaan Cirebon Doc: ANTARA/HO-DPKP Kota Cirebon
Ket. Sejumlah petugas gabunganmelakukan evakuasi terhadap empat orang teknisi yang meninggal dunia akibat terjebak di dalam tangki septik di Cirebon, Jawa Barat, Selasa (9/4/2024).

Cirebon - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cirebon, Jawa Barat, menyebutkan empat teknisi ditemukan meninggal dunia seusai melakukan perawatan ruang tangki septik di salah satu pusat perbelanjaan di daerahitu.

"Total korban tewas berjumlah empat orang. Para korban sebelumnya melakukan perawatanseptictank," kata Kepala DPKP Kota Cirebon Adam Nurdin saat dikonfirmasi di Cirebon, Selasa.

Ia menyebutkan insiden ini terjadi pada Selasa sore, ketika dua petugas tengah melakukan pemeriksaan rutin terhadap ruang tangki septik yang kondisinya sudah penuh atau meluber.

Dia menjelaskan setelah masuk ke ruangan itu para teknisi tidak memberikan respons sehingga membuat rekan kerja mereka khawatir.

Sebanyak dua teknisi lainnya yang berada di luar, kata dia, kemudian memutuskan mengecek kondisi temannya dengan masuk ke tangki septik tersebut.

"Beberapa waktu berselang, kedua petugas yang masuk ke ruangseptic tanktidak merespons, kemudian masuk kembali dua orang rekan kerjanya ke dalam ruang septic tank," ujarnya.

Adam mengatakan para teknisi itu mendapati satu rekan mereka sudah meninggal dunia, yang setelahnya dievakuasi dari dalam tangki septik.

"Kedua rekan yang menyusul masuk berhasil mengevakuasi satu rekannya dalam kondisi meninggal dunia. Mereka lalu berniat mengevakuasi satu rekan yang masih tertinggal di dalam," kata dia.

Tak berselang lama, kata dia, kedua pekerja ini akhirnya terjebak di dalam tangki septikhingga kondisinya meninggal dunia.

Ia mengatakan laporan terkait dengan insiden itu kemudian diterima oleh Kantor DPKP Kota Cirebon dan selanjutnya sejumlah petugas dikerahkan untuk mengevakuasi tiga korban yang masih terjebak.

"Anggota kami yang menyelamatkan korban untuk diangkat keluar dengan pengamananRescue Self Contained Breathing Apparatus(SCBA), karena lumayan sempit tempatnya," ucap dia.

Pihaknya memastikan bahwa saat ini, keempat korban sudah dibawa ke rumah sakit terdekat guna penanganan lebih lanjut.

Aparat kepolisian setempat jugadikerahkan untuk mendalami penyebab pasti atas meninggalnya keempat teknisi itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.