Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kereta Api Pilihan Utama Transportasi Mudik 2024

📅 Minggu, 07 Apr 2024, 13:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kereta Api Pilihan Utama Transportasi Mudik 2024 Doc: ANTARA FOTO/Didik Suhartono/foc.
Ket. Sejumlah penumpang menunggu kedatangan kereta api di Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengatakan, kereta api antar kota menjadi pilihan utama yang digunakan oleh pemudik pada masa libur panjang Lebaran Tahun 2024.

Staf Khusus Menteri Perhubungan sekaligus Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati dalam sebuah diskusi di Jakarta, Jumat (5/4), mengatakan, dari riset yang dilakukan pihaknya tercatat sebanyak 39,32 juta atau 20,30 persen dari 193,6 juta masyarakat yang mudik memilih menggunakan moda kereta api.

Hal itu, menurut dia, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang rata-rata masyarakat memilih untuk menggunakan transportasi pribadi.

"Memang unik, karena agak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, yang biasanya pilihannya adalah kendaraan dibanding roda empat, kemudian disusul motor, baru masuk ke angkutan umum, biasanya kereta api," katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan untuk stasiun asal terpadat pada tahun ini yakni Stasiun Pasar Senen, Gambir, Bekasi, Cikarang, serta Bandung. Sedangkan untuk stasiun tujuan terpadat yaitu Stasiun Yogyakarta, Kutoarjo, Lempuyangan, Purwokerto, serta Stasiun Bandung.

Adita menyampaikan moda transportasi lain yang dijadikan sebagai opsi masyarakat untuk digunakan mudik antara lain bus sebanyak 19,37 persen atau 37,51 juta orang , mobil pribadi 18,29 persen 35,42 juta orang, sepeda motor digunakan oleh 31,12 juta orang atau 16,07 persen, serta mobil sewa digunakan sebanyak 6,01 persen atau 11,64 juta.

Sebelumnya Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menegaskan angka prediksi pergerakan orang saat libur Lebaran 2024 mencapai 193,6 juta orang berasal dari survei yang sahih (benar).

"Saya perlu menegaskan survei 193,6 juta (prediksi pergerakan orang saat Lebaran Idul Fitri 2024), adalah insya Allah merupakan survei yang sahih," kata Budi usai menghadiri Rapat Kerja Komisi V DPR RI bersama Menteri Perhubungan, Menteri PUPR, Kakorlantas Polri, Kepala BMKG dan Kepala Basarnas terkait Kesiapan Mudik Lebaran 2024 di Jakarta, Selasa (2/4).

Menurut Budi, angka tersebut merupakan angka yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya karena penelitiannya melalui lembaga dan pihak-pihak yang kompeten.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

47 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.