Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PLTS Terapung Pertama Turki Dipasang di Waduk Irigasi

📅 Sabtu, 06 Apr 2024, 11:09 WIB | Oleh:
PLTS Terapung Pertama Turki Dipasang di Waduk Irigasi Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi

Direktorat Jenderal Pekerjaan Hidraulik Negara (DSI) milik negara telah melakukan uji coba pengoperasian pembangkit listrik tenaga surya terapung berkapasitas 1 MW di provinsi Elaz??, Anatolia Timur. Fasilitas ini, yang pertama dari jenisnya di Turki, akan memberi daya pada irigasi dari waduk Keban, tempat pembangkit listrik ini beroperasi.

Menteri Pertanian dan Kehutanan Turki, Ibrahim Yumakli mengatakan bahwa tujuh desa akan mendapatkan manfaat dari pembangkit listrik tenaga surya terapung Kuzova. Pembangkit listrik ini akan berkontribusi pada sistem irigasi untuk 4.783 hektar lahan pertanian, jelasnya. Fasilitas ini terdiri dari 1.840 panel surya, yang membentang seluas 0,6 hektar di waduk bendungan Keban di provinsi Elaz?? di Anatolia Timur.

Yumakli menambahkan, ini adalah pembangkit listrik tenaga surya terapung pertama di Turki. Sistem energi surya skala kecil telah dipasang di waduk air beberapa kali di negara ini, tetapi upaya tersebut tidak berhasil.

Direktorat Jenderal Pekerjaan Hidraulik Negara (DSI) milik negara memasang sistem baru, yang memasuki tahap uji coba. Harganya 2,2 juta Euro. Produksi tahunan diperkirakan mencapai 1,8 GWh.

"Pembangkit listrik tenaga surya terapung ini terintegrasi dengan unit 2 MW di darat, yang terbuat dari 5.028 panel di atas lahan seluas 1,5 hektar, Yumakl? menegaskan. Pembangkit ini akan menghasilkan 4,2 GWh per tahun," kata Yumakli, dikutip dari Balkan Green Energy News, Senin (1/4).

Lebih lanjut, kata Yumakli, kedua fasilitas ini akan menyediakan setengah dari energi yang dibutuhkan untuk sistem irigasi Kuzova dan menurunkan biaya bagi para petani sebesar 40%.

"Kapasitasnya akan menjadi dua kali lipat," ujar Yumakl?.

Ketika daerah irigasi berada di ketinggian yang lebih tinggi dari waduk, seperti dalam kasus ini, sistem pemompaan akan meningkatkan biaya sebesar 40%. Selain itu, mengingat dampak perubahan iklim, sistem irigasi masa depan di Turki akan ditutup dan menggunakan irigasi gravitasi sedapat mungkin, menurut Yumakl?.

Jika tidak, teknologi tenaga surya terapung dapat digunakan. Selain itu, teknologi ini 10% lebih efisien daripada sistem yang dipasang di darat dan mengurangi kebutuhan ruang di darat, tambah menteri.

"Para ilmuwan memantau kualitas air dan kehidupan akuatik sebelum dan sesudah pemasangan di Keban," tutur Yumakl?.

Tidak termasuk yang untuk air minum, Turki memiliki 944 bendungan, dengan total permukaan waduk seluas 5.300 kilometer persegi, katanya. Menutupi 10% dengan panel surya akan menambah 53 GW kapasitas pembangkit listrik dan menghasilkan 79,5 TWh per tahun, yang merupakan seperempat dari permintaan domestik, kata menteri tersebut. Selain itu, hal ini akan menghemat 540 juta meter kubik air per tahun dari penguapan, menurutnya.

Turki akan memperkenalkan undang-undang yang mengatur sistem tenaga surya terapung. Subsektor ini mendapatkan momentum di Eropa sementara di Balkan hanya ada beberapa fasilitas kecil sejauh ini. Di sisi lain, proyek-proyek fotovoltaik terapung, yang populer disebut floatovoltaics, menumpuk di seluruh wilayah. Beberapa bahkan dapat diukur dalam ratusan megawatt dan lebih banyak lagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...
Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.