Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Antisipasi Penumpukan Kendaraan Pemudik, Polres Cirebon Kota Siapkan Jalur Alternatif

📅 Sabtu, 06 Apr 2024, 00:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Penumpukan Kendaraan Pemudik, Polres Cirebon Kota Siapkan Jalur Alternatif Doc: ANTARA/Fathnur Rohman
Ket. Ilustrasi jalur mudik alternatif di Kota Cirebon, Jawa Barat.

Cirebon - Kepolisian Resor (Polres) Cirebon Kota, Jawa Barat, menyiapkan pengalihan arus lalu lintas dari jalur arteri ke rute alternatif untuk mengantisipasi adanya penumpukan kendaraan saat sistemone waydiberlakukan pada ruas tol.

Kepala Satlantas Polres Cirebon Kota AKP Ngadiman mengatakan pengalihan kendaraan itu bersifat situasional atau dilakukan ketika jalur pantai utara (pantura) di Kota Cirebon, tidak dapat menampung lonjakan kendaraan yang melaju menuju Jakarta.

"Untuk antisipasi di jalur arteri apabila dilakukanone way, yang pastinya kendaraan menuju Jakarta akan dialihkan ke arteri. Saat volumenya padat kami siapkan rute alternatif," kata Ngadiman di Cirebon, Jumat.

Ia menyampaikan rute alternatif yang bisa dilalui para pemudik posisinya berada pada jalur dari Bundaran Kalijaga, ke arah wilayah Gunung Jati Cirebon.

Menurutnya, rute alternatif itu juga dapat menjadi opsi untuk menunjang mobilitas masyarakat setempat agar tidak terhambat selama arus mudik dan balik Lebaran 2024 berlangsung.

Saat melintasi rute tersebut, pengendara bisa menghindari beberapa titik rawan macet serta jalur ini akan membawa mereka menuju wilayah Indramayu yang terhubung dengan jalan pantura.

Ngadiman memastikan rute alternatif ini bisa dimanfaatkan pemudik sepeda motor dari arah Jakarta menuju Jawa, yang ingin melintas di ruas jalan minim hambatan.

"Di Kota Cirebon ada jalur alternatif, yaitu dari Bundaran Kalijaga menuju wilayah Gunung Jati dan bisa tembus ke Indramayu. Kalau ada kepadatan kita alihkan ke sana," ujarnya.

Sementara terkaitone way di ruas tol, Kasatlantas menyampaikan sejauh ini pihaknya masih menunggu pemberitahuan dan arahan dari Korlantas Polri.

Ngadiman menekankan segera menindaklanjuti apabila rekayasa lalu lintas itu, benar-benar diterapkan pada ruas Tol Palikanci.

"Kami melakukan cara bertindak berupa menempatkan tim urai di arteri untuk mengatasi kepadatan setelahone way. Biasanya kami kolaborasi dan koordinasi dengan wilayah terkait di perbatasan. Jadi rekayasa lalu lintas bisa berjalan efektif," ucap dia.

Sedangkan berdasarkan data dari Dinas Perhubungan, sampai pukul 22.00 WIB, Kamis (4/4), jumlah kendaraan yang melintas di jalur arteri Kota Cirebon dan teridentifikasi sebagai pemudik jumlahnya mencapai 15.823 unit kendaraan.

Dari jumlah tersebut, kendaraan roda dua sangat mendominasi dengan jumlahnya mencapai 9.239 unit kendaraan. Sementara sisanya merupakan mobil pribadi serta angkutan umum.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Mari Menciptakan Sekolah yang Nyaman bagi Murid

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Mari Menciptakan Sekolah ya...

Pemain Inggris tak Sabar Ingin Hadapi Messi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pemain Inggris tak Sabar In...

Daya Beli dan Ketahanan Ekonomi Jakarta Terjaga

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Daya Beli dan Ketahanan Eko...
Daerah
Kejati Sumbar Bantah Telah ...
Nasional
Polda Metro Jaya Minta Imig...

Andoni Iraola Bertekad Bangun Liverpool

1.5 jam yang lalu | Sriyono

Olahraga
Andoni Iraola Bertekad Bang...
Megapolitan
Hari Pertama Sekolah Tergan...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.