TPID Denpasar pantau harga pangan strategis jelang Idul Fitri 2024
📅 Rabu, 03 Apr 2024, 23:05 WIB | Oleh: Arif
Doc: ANTARA/HO-Pemkot Denpasar
Denpasar - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Denpasar, Bali, melaksanakan pemantauan ketersediaan dan harga pangan pokok strategis jelang Idul Fitri 2024 di pasar tradisional dan distributor di kota setempat.
Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Denpasar I Wayan Putra Sarjana, di Denpasar, Rabu, mengatakan pemantauan tersebut merupakan bagian dari upaya TPID dan instansi terkait untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup dan stabil menjelang Lebaran.
"Dengan demikian menjelang hari besar keagamaan tidak terjadi kelangkaan pangan dan lonjakan harga. Selain itu, pemantauan ini juga dilaksanakan untuk mendukung optimalisasi pengendalian inflasi di Kota Denpasar," ujarnya pula.
Peninjauan menyasar distributor UD Sumber Pangan di Jalan Gatot Subroto, Denpasar, dan juga Pasar Agung, Denpasar.
"Jadi pemantauan ini adalah untuk memastikan ketersediaan stok, stabilitas harga dan mendukung pengendalian inflasi berkelanjutan di Kota Denpasar," ujarnya didampingi Kepala Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Denpasar Andri Yudhi Supriadi, serta anggota TPID Kota Denpasar lainnya.
Putra Sarjana menambahkan dari hasil pemantauan tersebut, stok kebutuhan pangan tergolong aman. Selain itu secara keseluruhan harganya termasuk stabil meskipun ada beberapa bahan kebutuhan mengalami kenaikan.
Ada beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, yakni harga daging ayam ras naik dari Rp38 ribu menjadi Rp40 ribu, sedangkan harga cabai merah turun dari Rp48 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogram, dan harga tomat dari Rp30 ribu menjadi Rp35 ribu per kilogram.
"Dari pemantauan yang dilakukan diharapkan harga selalu stabil dan kebutuhan bahan pokok terpenuhi," katanya pula.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali tercatat pada bulan Maret 2024 secara year on year (y-on-y), Provinsi Bali mengalami inflasi sebesar 3,67 persen dengan Indeks Harga Konsumen (tahun dasar 2022=100) sebesar 106,94.
Inflasi tertinggi tercatat di Kabupaten Tabanan sebesar 3,95 persen dengan IHK sebesar 109,21, dan inflasi terendah tercatat di Kota Denpasar sebesar 3,43 persen dengan IHK sebesar 106,85.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!