Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Surabaya Kembali Diguncang Gempa Magnitudo 5,6

📅 Rabu, 03 Apr 2024, 17:07 WIB | Oleh:
Surabaya Kembali Diguncang Gempa Magnitudo 5,6 Doc: ANTARA/HO-BMKG
Ket. Pantauan satelit gempa Bawean.

SURABAYA - Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 5,6 kembali terjadi perairan Tuban, Jawa Timur, tepatnya dengan kedalaman 10 kilometer pada Rabu pukul 16:02:16 WIB

Akibatnya gempa bumi tersebut menguncang sejumlah warga di Surabaya, Jawa Timur, salah satunya Fauzan warga Kedung Tarukan, Kota Surabaya.

"Cukup terasa dan sempat kaget akibat gempa, takut kalau terjadi apa-apa," katanya.

Dalam laporan yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui laman resminya menyebutkan jika gempa untuk yang kesekian kalinya tersebut tidak menimbulkan bencana tsunami.

"Masyarakat diimbau untuk tetap berhati hati," tulisnya.

Gempa yang terjadi di wilayah perairan Tuban tersebut lokasinya cukup dekat dengan Pulau Bawean, Gresik, dimana dalam beberapa pekan ini warga setempat memilih untuk tinggal di tenda menyusul seringnya gempa susulan dengan magnitudo antara 3 sampai 5.

BPBD Jatim sebelumnya telah mengirimkan ribuan terpal kepada pengungsi gempa di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, akibat gempa susulan yang masih saja terus terjadi hingga kini.

Kepala Pelaksana BPBD Jatim Gatot Soebroto mengatakan pihaknya berkolaborasi dengan relawan dan TNI AL mengirimkan bantuan ribuan terpal dan menerjunkan tim psikososial.

"Sedikitnya 3.500 terpal, 40 tenda keluarga dan 100 dus air mineral, telah diberangkatkan merespon kebutuhan pengungsi yang terus bertambah," ujarnya di sela apel pemberangkatan bantuan dan relawan tim psikososial itu yang diawali di Kantor BPBD Jatim dan dilanjutkan di atas KRI Teluk Banten-516, Dermaga Mirah Tanjung Perak, Surabaya.

Berdasar data Pusdalops BPBD Jatim hingga Jumat (29/3) pukul 12.00 WIB, kata dia, jumlah keseluruhan pengungsi yang ada di Pulau Bawean telah bertambah menjadi sebanyak 34.149 jiwa dari jumlah sebelumnya yang sebanyak 34.049 jiwa.

"Jumlah itu meliputi, pengungsi anak-anak sebanyak 10.485 jiwa, pengungsi dewasa 18.599 jiwa dan kelompok lansia sebanyak 5.065 jiwa," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Kondisi Gelombang Tinggi di...
Ekonomi
Saatnya Perkuat Pasar Domes...
Luar Negeri
Prabowo Bawa 3 Pesan Indone...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.