Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Puncak Arus Mudik di NTB Diperkirakan H-3 dan H-4 Lebaran 2024

📅 Rabu, 03 Apr 2024, 16:01 WIB | Oleh:
Puncak Arus Mudik di NTB Diperkirakan H-3 dan H-4 Lebaran 2024 Doc: ANTARA/Nur Imansyah
Ket. Arsip - Aktivitas penumpang saat arus mudik Lebaran 2023 di Terminal Mandalika di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Mataram -- Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkirakan awal arus mudik di wilayah itu dimulai pada 5 April dan puncaknya terjadi pada H-4 dan H-3 atau 6-7 April menjelang Lebaran 1445 Hijriah.

Kepala Dinas Perhubungan NTB, Lalu Moh Faozal mengatakan awal arus mudik ini sesuai dengan masuknya masa cuti bersama dan libur anak sekolah.

"Jadi untuk arus mudik kita prediksi mulai tanggal 5 dan puncaknya itu pada tanggal 6 dan 7 April atau H-4 dan H-3 menjelang Lebaran," ujarnya di Mataram, Rabu.

Sedangkan untuk puncak arus balik di NTB, menurut Faozal, terjadi pada 14 dan 15 April 2024 atau bersamaan usai libur cuti bersama.

"Nanti mulai tanggal 4 kita mulai aktifkan posko mudik baik di terminal, bandara, dan pelabuhan," kata Faozal.

Faozal mengatakan dari sisi kesiapan transportasi mudik Lebaran tahun ini sudah semuanya siap, baik angkutan darat, udara, dan laut. Misalnya, untuk transportasi darat, jumlah yang disiapkan angkutan AKDP di NTB sebanyak 225 unit.

"Angkutan AKDP ini akan melayani transportasi mudik di 10 kabupaten dan kota baik di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Untuk rump check kendaraan sudah dilakukan dari tanggal 1 sampai 3 April dan kondisi laik jalan," katanya.

Sedangkan untuk transportasi laut untuk melayani penyeberangan Pelabuhan Lembar - Pelabuhan Padangbai sebanyak 26 kapal.

Delapan kapal melayani rute penyeberangan Lembar - Pelabuhan Jangkar Situbondo, empat unit kapal melayani rute penyeberangan Lembar - Surabaya. Tiga unit kapal melayani rute penyeberangan Gilimas - Tanjung Wangi.

"Sementara di Pelabuhan Kayangan terdapat 27 kapal yang melayani rute penyeberangan Pelabuhan Kayangan - Pelabuhan Pototano," katanya.

Sementara itu, jumlah pemudik melalui Terminal Mandalika, Kota Mataram pada Lebaran 1445 Hijriah diprediksi naik tujuh persen.

"Kalau jumlah penumpang kita perkirakan naiknya itu antara 5 persen sampai 7 persen. Itu yang berangkat melalui Terminal Mandalika, belum yang melalui pool perusahaan otobus (PO)," kata Kepala Terminal Mandalika, Marthen Tanone.

Ia mengatakan kenaikan jumlah pemudik melalui Terminal Mandalika ini diperkirakan sama seperti pada Lebaran tahun 2023 lalu. Di mana jumlah kedatangan penumpang mencapai 14.000 orang dan berangkat mencapai 13.536 orang.

"Jadi kita perkirakan jumlah penumpang itu tidak akan jauh berbeda dari Lebaran tahun lalu," ujarnya.

Marthen menyebutkan untuk jumlah PO yang melayani penumpang di Terminal Mandalika sebanyak 125 bus. Terbanyak, adalah bus AKDP baru AKAP. Namun, kalau pun terjadi kekurangan, masing-masing PO sudah menyiapkan bus cadangan.

"Untuk penambahan armada belum tahu jumlahnya berapa. Karena terkait dari kesiapan masing-masing PO. Tapi kita juga di backup sama Damri," kata Marthen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.