Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Transplantasi Ginjal Babi Pertama Berhasil Dilakukan

📅 Senin, 01 Apr 2024, 06:10 WIB | Oleh:

Para ahli bedah sebelumnya telah mentransplantasikan jantung babi yang telah diedit gennya ke dua orang yang masih hidup. Ginjal yang dimodifikasi telah sebelumnya telah ditransplantasikan ke beberapa orang yang dalam keadaan koma atau dinyatakan meninggal karena kegagalan fungsi otak.

Awal pekan ini, ahli bedah di Tiongkok mentransplantasikan hati babi yang telah dimodifikasi ke orang yang secara klinis telah meninggal. Tim media membiarkan organ tersebut tetap di tempatnya selama sepuluh hari.

"Sementara operasi pemberian ginjal babi kepada Slayman memakan waktu empat jam," kata Tatsuo Kawai, salah satu ahli bedah transplantasi yang melakukan operasi tersebut.

Di sisi kanannya, Slayman menyimpan ginjal manusia sumbangan yang ditransplantasikan Kawai padanya pada 2018, tetapi ginjal itu mulai rusak. Akibatnya, Slayman melanjutkan cuci darah secara teratur, namun ia mengalami komplikasi yang memerlukan kunjungan sering ke rumah sakit, sehingga membuatnya menjadi kandidat untuk xenotransplantasi.

Ginjal terbaru Slayman berasal dari seekor babi yang telah menjalani pengeditan genom CRISPR-Cas9 oleh para ilmuwan eGenesis untuk memodifikasi 69 gen hewan tersebut. Monyet yang disebut kera cynomolgus (Macaca fascicularis) yang menerima organ babi dari perusahaan dengan pengeditan genom yang sama, dapat bertahan selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun.

Qin mengatakan dia berharap ginjal Slayman yang ditransplantasikan dengan xenotransplantasi akan bertahan lama. Hal ini karena tim yang merancang pengeditan mempertimbangkan untuk ditranplantasikan kepada manusia, bukan monyet seperti sebelumnya.

Pengeditan tersebut mencakup penghapusan tiga gen yang berkontribusi terhadap produksi tiga gula pada permukaan sel babi. Sistem kekebalan tubuh manusia menyerang sel-sel yang mengandung ketiga gen ini, yang dianggap sebagai ciri khas penyerang benda asing. Tujuh gen ditambahkan karena menghasilkan protein manusia yang membantu mencegah penolakan organ. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

18 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

53 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.