Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penderita Penyakit Jantung Disarankan untuk Tak Memaksakan Berpuasa

📅 Jumat, 29 Mar 2024, 19:44 WIB | Oleh:
Penderita Penyakit Jantung Disarankan untuk Tak Memaksakan Berpuasa Doc: muhamad ma'rup
Ket. Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Rumah Sakit Pertamina Pusat (RSPP), Hermawan, usai Konferensi Pers, di Jakarta, Rabu (27/3).

JAKARTA - Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Rumah Sakit Pertamina Pusat (RSPP), Hermawan, menyarankan penderita jantung jangan terlalu memaksakan berpuasa. Pada dasarnya, pasien penyakit jantung boleh berpuasa sesuai kaidah dan tingkat penyakitnya.

"Sebenarnya boleh berpuasa sesuai dengan kaidah atau mungkin tergantung dari penyakit jantungnya apa dulu tingkatnya, kapasitas fungsionalnya," ujar Hermawan, usai Konferensi Pers, di Jakarta, Rabu (27/3) lalu.

Dia menerangkan, pasien jantung masih mungkin berpuasa, kecuali untuk penderita penyakit jantung berat seperti gagal jantung. Dia menyebut, penderita penyakit jantung biasanya juga memiliki komorbid seperti penyakit gula dan hipertensi.

"Kalau yang masih ringan, penyakit jantung koroner yang stabil, sudah dilakukan PCI, boleh berpuasa. Sebenarnya tidak ada masalah selama mengikuti kaidah-kaidah yang ditetapkan," jelasnya.

Hermawan mengatakan, upaya pencegahan penting agar terhindar dari dampak buruk serangan jantung. Menurutnya, saat bulan puasa pola hidup harus seimbang dan menghindari berbuka puasa terlalu berlebihan, karena berisiko meningkatkan gula darah.

Dia mengingatkan, pasien-pasien dengan penyakit jantung yang derajatnya masih ringan atau keluhannya tidak terlalu berat dan stabil bisa menjalani puasa sesuai dengan kaidahnya. Kalau sudah merasa lemas, segera berbuka.

"Takutnya nanti terjadi ketidakstabilan ya umpamanya kalau kita terlalu dehidrasi atau gula darah kita terlalu rendah takut mempengaruhi hemodinamik tubuh misalnya tensi jadi turun ya kemudian bisa memicu serangan jantung ulang," katanya.

Hermawan menyebut, pasien gagal jantung tidak memaksakan berpuasa. Pasien dengan gagal jantung memiliki fungsi pompa jantung yang sudah sangat menurun dan dikhawatirkan kondisinya tidak stabil tidak disarankan untuk berpuasa.

"Jadi sebaiknya kalau kita merasa tidak mampu, tidak kuat, sebaiknya pada penderita jantung tidak dipaksakan untuk berpuasa. Kalau misalnya lelah, sebaiknya langsung berbuka," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.