Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BNPT Sebut Serangan Teror di Rusia Adalah Tragedi

📅 Selasa, 26 Mar 2024, 00:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
BNPT Sebut Serangan Teror di Rusia Adalah Tragedi Doc: ANTARA/Rio Feisal
Ket. Kepala BNPT Komjen Pol. Mohammed Rycko Amelza Dahniel usai menghadiri rapat koordinasi intelijen di Gedung Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (25/3/2024).

Jakarta - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol. Mohammed Rycko Amelza Dahniel mengingatkan kepada masyarakat bahwa serangan teror yang terjadi di Moskow, Rusia, merupakan sebuah tragedi.

"Saya ingin sampaikan kepada seluruh masyarakat Indonesia, saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air, apa yang terjadi di Rusia adalah serangan kejahatan, tragedi kemanusiaan," kata Rycko di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Jakarta, Senin.

Ryckomengingatkan hal itu setelah pihaknya menemukan narasi di media sosial yang justru mendukung pelaku aksi teror tersebut.

"Masih kami temukan dalam media sosial, dalam platform-platform media, baik yang terbuka, tertutup, tersembunyi, yang pribadi, maupun yang kelompok, kami masih menemukan narasi-narasi yang mendukung tindakan tersebut. Kami masih menemukan-menemukan narasi yang melakukan penyebaran,sharing, melakukan propaganda," ujarnya.

Ia menekankan bahwa tragedi di Moskow, Rusia merupakan peristiwa yang tidak berperikemanusiaan sehingga berpotensi menghancurkan peradaban umat manusia.

"Oleh karena itu, bagi saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air yang tidak cukup informasinya, ini kejadian-kejadian kemanusiaan, kejadian kebiadaban, kekejian," katanya.

Oleh sebab itu, dia mengajak masyarakat untuk tidak mendukung teror tersebut.

"Mari kita tolak kekerasan. Kita jaga kebinekaan. Kita jaga rasa kasih sayang di antara kita semua. Jauhkan tindakan kekerasan seperti itu," ajaknya.

Sebelumnya, sebuah serangan teroris terjadi di gedung konser Crocus City Hall yang terletak di Krasnogorsk, sebuah kota yang terletak di barat Ibu Kota Rusia, Moskow, Jumat (22/3) waktu setempat.

Berdasarkan data Komite Penyelidikan Rusia pada hari Sabtu (23/3), melansir Sputnik, jumlah korban tewas dalam serangan tersebut dikabarkan telah bertambah menjadi 133 orang.

Melansir TASS, Pengadilan di Distrik Basmanny, Moskow, menahan tersangka keempat penyerang Crocus City Hall, Muhammadsobir Fayzov sejak Senin hingga 22 Mei 2024.

Sidang pengadilan berlangsung secara tertutup. Menurut penyelidikan, Fayzov bertugas merekam peristiwa serangan di gedung konser.

Hingga kini, pengadilan telah menangkap keempat terdakwa, yakni Dalerdzhon Mirzoyev, Saidakrami Rachabalizodu, Shamsidin Fariduni, dan Muhammadsobir Fayzov.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan bahwa hingga Sabtu (23/3) tidak ada WNI yang menjadi korban dalam serangan tersebut.

"KBRI Moskow segera berkoordinasi dengan otoritas setempat dan menjalin komunikasi dengan masyarakat Indonesia di Rusia," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu RI Judha Nugraha melalui pernyataan tertulis di Jakarta, Sabtu (23/3).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.