Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BMKG Sebut Gempa di Kapuas Hulu Akibat Aktivitas Sesar Lokal

📅 Selasa, 26 Mar 2024, 00:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Sebut Gempa di Kapuas Hulu Akibat Aktivitas Sesar Lokal Doc: ANTARA/HO-BMKG
Ket. Peta Gempa yang terjadi di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Kapuas Hulu - Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pangsuma Kapuas Hulu Ridwan Nugraha menyatakan gempa bumi yang terjadi pukul 18.54 WIB di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu merupakan jenis gempa bumi kedalaman dangkal akibat aktivitas sesar lokal.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi kedalaman dangkal akibat aktivitas sesar lokal," kata Ridwan Nugraha, menyampaikan keterangan pers secara tertulis di Putussibau Kapuas Hulu, Kalbar, Senin malam.

Ridwan menjelaskan hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi tektonik yang terjadi di Kabupaten Kapuas Hulu memiliki parameter M=4.3. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1.14 LU dan 113.0 BT atau tepatnya berlokasi 34 kilometer Barat Laut Kapuas Hulu Kalimantan Barat, pada kedalaman 10 kilometer.

Menurutnya, memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi kedalaman dangkal akibat aktivitas sesar lokal yang dampaknya dirasakan oleh masyarakat dengan intensitas III MMI.

Diketahui, Sesar adalah patahan pada lapisan penyusun bumi yang mengalami pergerakan.

"Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk melintas," jelas Ridwan.

Dari hasil monitoring BMKG pukul 19.20 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

Meskipun demikian, masyarakat di wilayah Kapuas Hulu dan sekitarnya diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Masyarakat jangan panik dan pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi," katanya.

Sementara itu, Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan mengimbau agar masyarakat menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan gempa.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa, atau pun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah," katanya.

Selain itu, Fransiskus juga mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Terpenting selalu berdoa agar semua baik-baik saja dan tidak terjadi gempa susulan," pesan Fransiskus.

Sebagai informasi, guncangan gempa pernah terjadi beberapa hari belum lama ini pada Selasa (19/3) di Desa Jelemuk dan Desa Nanga Manday Kecamatan Bika, Kabupaten Kapuas Hulu.

Saat itu, guncangan terjadi kurang lebih tiga kali guncangan pertama sekitar pukul 02.00 WIB, guncangan kedua sekitar pukul 20.00 WIB dan terjadi guncangan lagi sekitar pukul 21.00 WIB.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kepala Bapanas: Stok Beras ...

Jakarta Terima Hadiah Ultah Mencapai Rp22,2 Triliun

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Terima Hadiah Ultah...
Ekonomi
Asik, Sambut Libur Sekolah ...
Megapolitan
Warga Gagalkan Aksi Dua Pen...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...
Megapolitan
Siswa Bermasalah Tak Layak ...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.