Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semoga Terwujud Perdamaian, Presiden Mesir Sebut Ada Upaya Intensif Capai Gencatan Senjata di Gaza

📅 Senin, 25 Mar 2024, 00:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Terwujud Perdamaian, Presiden Mesir Sebut Ada Upaya Intensif Capai Gencatan Senjata di Gaza Doc: ANTARA/Xinhua/Li Ying
Ket. Seorang wanita di tengah kerumunan massa mengibarkan bendera Palestina. Ratusan ribu warga Inggris turun ke jalan dalam unjuk rasa di London Inggris itu pada Sabtu (11/11/2023) dan menyerukan gencatan senjata segera dilakukan di Jalur Gaza.

Kairo - Presiden Mesir Abdel-Fattah al-Sisi menyebut adanya upaya intensif Mesir untuk segara mencapai gencatan senjata, pertukaran tahanan, dan memberikan akses terhadap bantuan kemanusiaan yang cukup ke Gaza.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Sisi dalam pertemuannya dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada Minggu yang membahas upaya untuk segera mencapai gencatan senjata di Jalur Gaza.

Pemimpin Mesir itu memuji upaya yang dilakukan Guterres untuk mendesak komunitas internasional agar berkontribusi menghentikan perang Israel di Gaza dan keinginannya untuk mematuhi hukum internasional dan hukum kerja sama internasional.

"Penting bagi Dewan Keamanan PBB untuk memikul tanggung jawabnya terkait perang di Gaza," katanya.

Dia juga memperingatkan konsekuensi serius dari penghentian pendanaan kepada Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA).

"Ini dianggap sebagai hukuman kolektif terhadap warga Palestina yang tidak bersalah," ucap Sisi.

Sementara itu, Sekjen PBB memuji peran regional Mesir sebagai pilar penting stabilitas. Ia menggarisbawahi pentingnya mencapai gencatan senjata untuk tujuan kemanusiaan guna memungkinkan pengiriman dan distribusi bantuan yang efektif kepada masyarakat yang ada di Jalur Gaza.

Guterres tiba pada Sabtu (23/3) di kota El-Arish, Mesir yang berdekatan dengan Jalur Gaza di mana ia mengunjungi pasien Palestina di rumah sakit kota tersebut. Itu merupakan kunjungan Guterres yang kedua ke Mesir sejak Israel memulai perang di Gaza pada 7 Oktober 2023 lalu.

Israel telah melancarkan serangan militer mematikan di wilayah Palestina sejak serangan lintas batas yang dipimpin oleh kelompok Palestina Hamas yang menewaskan sekitar 1.200 warga Israel. Sedangkan lebih dari 32.200 warga Palestina telah terbunuh dan lebih dari 74.500 orang terluka akibat kehancuran massal dan kekurangan kebutuhan pokok.

Israel dituduh melakukan genosida oleh Mahkamah Internasional. Keputusan sementara pada bulan Januari memerintahkan Tel Aviv untuk menghentikan tindakan genosida dan mengambil tindakan untuk menjamin bahwa bantuan kemanusiaan diberikan kepada warga sipil di Gaza.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.