Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penumpang di Bandara Palembang Bakal Naik 3%

📅 Senin, 25 Mar 2024, 09:21 WIB | Oleh:
Penumpang di Bandara Palembang Bakal Naik 3% Doc: istimewa

PALEMBANG - Arus penumpang selama masa mudik Lebaran 2024 di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) Palembang diperkriakan mencapai 152.229 orang atau meningkat tiga persen dari tahun lalu (yoy). Angka tersebut berangsur mendekati catatan sebelum pandemi Covid-19 di bandara di bawah PT Angkasa Pura (AP) II.

Executive General Manager Bandara SMB II Palembang, R Iwan Winaya Mandar mengungkapkan angka ini juga menjadi cerminan recovery rate penumpang yang baru mencapai 77 persen dibandingkan sebelum pandemi Covid-19. "Beberapa faktor yang mempengaruhi recovery rate masih di level 77%. Pertama, akses jalan tol menuju bandara. Kedua, ketersediaan armada terbatas dari maskapai," katanya yang ditemui pada kegiatan Airport Visit di Bandara SMB II, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (22/3).

Iwan menjelaskan sebagai langkah antisipasi lonjakan penumpang, pihak maskapai pun ada yang telah menambah jumlah penerbangan, yakni Citilink dan Lion Air. Citilink menurutnya telah menambahkan 3 penerbangan ke Batam dan Soekarno Hatta, serta Lion Air ada 14 extra flight.

Dia menambahkan diperkirakan puncak arus mudik di Bandara SMB II alam terjadi, Minggu (8/4), dan akan ada 67 pergerakan pesawat dengan jumah penumpang 11.200 orang. Sementara itu puncak Arus balik diperkirakan H+3, pada (14/4) dengan perkiraan 10.200 penumpang.

"Meski diperkirakan jumlah penumpang dan perbangan akan membludak di masa mudik, belum ada instruksi agar bandara siap 24 jam," katanya.

Iwan juga mengatakan saat ini ada maskapai Garuda, citilink, sriwijaya. Lion Air, Super airjet, Pelita air, dan Susi air untuk penerbangan perintis. Sementara destinasi penerbangan tambahan biasanya dilakukan untuk tujuan, Banten, Batam, dan Surabaya.

Penerbangan Internasional

Iwan juga mengatakan, saat ini Bandara SMB II belum kembali melayani rute internasional secara reguler. Hal tersebut karena belum dicabutnya pembatasan titik masuk (entry point) perjalanan luar negeri yang diberlakukan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sejak pandemi Covid-19.

"Belum ada lagi sejak pandemi selesai. Entry point yang ditutup ini bukan hanya di SMB II, beberapa bandara lain juga belum melayani lagi rute internasional," katanya.

Iwan menuturkan, permintaan atau demand masyarakat sekitar terhadap rute internasional sebenarnya cukup baik. Dia menuturkan, Bandara SMB II rata-rata melayani sekitar 250.000 penumpang rute internasional per tahun sebelum pandemi melanda.

Bandara SMB II melayani penerbangan internasional ke Kuala Lumpur dan Singapura yang dioperasikan beberapa maskapai, di antaranya AirAsia, Lion Air, dan Tiger Airlines.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.