Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

India Serahkan 35 Perompak Somalia ke Aparat Hukum

📅 Senin, 25 Mar 2024, 02:50 WIB | Oleh:
India Serahkan 35 Perompak Somalia ke Aparat Hukum Doc: AFP/INDIAN NAVY
Ket. Tangkap Perompak l Gambar yang dirilis AL India pada 30 Januari lalu memperlihatkan sejumlah perompak Somalia yang berhasil dibekuk oleh pasukan komando India dalam operasi antipembajakan di Samudra Hindia.

NEW DELHI - Angkatan Laut India menyerahkan 35 perompak Somalia kepada polisi di Mumbai pada Sabtu (23/3), setelah 100 hari operasi antipembajakan di sebelah timur Laut Merah, tempat pembajakan muncul kembali untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade.

India, kekuatan nasional terbesar di Teluk Aden dan kawasan Laut Arab bagian utara, menangkap para perompak dari kapal kargo Ruen pekan lalu, tiga bulan setelah kapal itu dibajak di lepas pantai Somalia.

Mengambil keuntungan dari fokus pasukan Barat dalam melindungi pelayaran dari serangan di Laut Merah yang dilakukan oleh militan Huthi yang didukung Iran di Yaman, para perompak telah melakukan atau mencoba lebih dari 20 pembajakan sejak November lalu, sehingga meningkatkan biaya asuransi dan keamanan serta menambah krisis bagi perusahaan pelayaran global.

Dengan serangan yang dilakukan oleh kelompok Huthi, yang mengklaim solidaritas dengan warga Palestina di Gaza selama perang Israel melawan Hamas, dan meningkatnya pembajakan, lalu lintas komersial melalui wilayah tersebut telah berkurang setengahnya sejak November karena kapal-kapal mengambil rute yang lebih panjang di sekitar Afrika bagian selatan, kata angkatan laut India.

Para perompak yang ditangkap oleh pasukan komando India menghadapi hukuman penjara seumur hidup sebagai orang pertama yang dituntut berdasarkan undang-undang antipembajakan India tahun 2022, yang memungkinkan angkatan laut untuk menangkap dan menahan perompak di laut lepas.

Somalia menggunakan Ruen sebagai kapal induk mereka untuk melancarkan serangan terhadap kapal lain, kata Panglima Angkatan Laut Laksamana R Hari Kumar pada konferensi pers yang menandai hari ke-100 operasi tersebut dimana pasukan komando yang dipimpinnya berhasil menyelamatkan 17 anggota awak.

India telah merespons 18 insiden, mengerahkan 21 kapal dan 5.000 personel secara bergilir, menaiki dan menyelidiki lebih dari 1.000 kapal, kata angkatan laut. Kehadirannya yang belum pernah terjadi sebelumnya telah mengerahkan lebih dari selusin kapal perang dalam beberapa hari terakhir.

"Tugasnya adalah memastikan adanya keselamatan, keamanan dan stabilitas" di kawasan, kata Kumar.

"Kami mampu memenuhi persyaratan untuk menjadi pihak yang memberikan respons pertama dan mitra keamanan pilihan... untuk memastikan bahwa kawasan Samudera Hindia aman, terjamin, dan stabil," imbuh dia.

Misil dan "Drone"

Selama misinya sejak pertengahan Desember, telah terjadi 57 serangan atau penampakan drone atau misil.

Angkatan Laut India telah membantu beberapa kapal yang diserang, menemukan puing-puing dari pesawat tanpa awak yang diluncurkan oleh kelompok Huthi, yang menurut Kumar pihaknya tidak berselisih dengan kelompok tersebut.

Satu drone yang terbuat dari kayu lapis yang ditemukan mampu menempuh jarak 1.600 kilometer dengan mesin empat langkah dan perangkat elektronik dasar, kata Kumar. ST/And

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Mendag Tegaskan HET Minyakita Tetap Rp15.700 Per Liter

27 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Nasional
Mendag Tegaskan HET Minyaki...
Ekonomi
Pertamina Tegaskan Harga BB...
Nasional
Kepala Bapanas: Penyerapan ...
  • Pemkot Bandung Bongkar 174 Bangunan Liar di Jalan Terusan Pasirkoja
    Preview komentar:
    Parkir liar gimana nihhh dijalan kebon jati,, itu ...
  • Jakarta Siapkan Diri Menuju Kota Berbasis AI
    Preview komentar:
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
  • Malasyia Mencak-mencak Kebakaran Jenggot Dimasukkan ke Dalam Kelas Dua Sepak Bola Asean
    Preview komentar:
    Jiran kita kejet-kejet tanpa bisa berbuat apa2
KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.