Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

GIF Luncurkan Program Pemberdayaan untuk Dukung Inovasi Lokal

📅 Senin, 25 Mar 2024, 20:32 WIB | Oleh:

"Kehadiran parachangemakersdiharapkan bisa menghadirkan berbagai inovasi yang diterapkan langsung di lapangan untuk mengatasi berbagai permasalahan kompleks, serta berkontribusi terhadap capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2030," ucapnya.

Sementara itu Dewan Pengurus Koalisi Ekonomi Membumi Gita Syahrani yang hadir pada konferensi pers menyampaikan dukungannya pada CCE 3.0. Agar memberi solusi berdampak, maka program ini perlu proses perumusan yang baik.

"Titik awal proses ini dimulai dari mendengarkan dan berempati pada kegelisahan dan mimpi para aktor kunci agar bisa memetakan masalah, peluang, dan tujuan bersama. Pelibatan berbagai pihak lintas keahlian dan latar belakang baik pemerintah, pelaku usaha dan mitra pembangunan untuk bergotong royong mencapai tujuan bersama jadi langkah kunci berikutnya agar solusi yang ditawarkan tepat sasaran dan bisa diterapkan secara berkelanjutan," katanya.

Pembelajaran dari CCE sebelumnya pun turut dipertegas oleh Ranitya Nurlita, Perwakilan Konsorsium Bali Sukla, Changemakers CCE 2.0. Ia mengatakan beberapastartupdan organisasi nirlaba bergabung dalam satu konsorsium, menyatukan sumber daya, dan menggandeng pemangku kepentingan lain untuk menyelesaikan masalah sampah di Besakih.

"Sebelum mengimplementasikan sistem pengelolaan sampah, kami dibantu untuk menyusun strategi solusi di CCLab, sehingga kami bisa menggabungkan pengelolaan sampah secara konvensional dan nonkonvensional dalam bentuk integrasi data terkini, pendekatan masyarakat melalui edukasi, serta teknologi yang disesuaikan dengan budaya local," tuturnya.

Monica menambahkan, melalui rangkaian kegiatan CCE 3.0, GIF memperluas jaringan, mulai dari memperluas keberagamanchangemakers,sampai melibatkan individu, seperti mahasiswa dan aktivis. Cara ini diharapkan ikut memecahkan permasalahan sosial, ekonomi, lingkungan di Indonesia.

"Kami mengajak startup, wirausaha, organisasi nirlaba, dan akademisi, bukan hanya untuk memberi dampak, namun untuk tumbuh bersama. Kita mungkin bagian dari masalah, tapi kita juga bisa jadi bagian dari solusi, mari bergerak, berdampak, bersama," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.