Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PLN Perlu Antisipasi Pemadaman Selama Ramadan

📅 Jumat, 22 Mar 2024, 08:55 WIB | Oleh: Tim Redaksi
PLN Perlu Antisipasi Pemadaman Selama Ramadan Doc: istimewa

JAKARTA - BUMN Kelistrikan, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN harus mencegah byar pet atau pemadaman selama Ramadan. Perusahaan plat merah itu harus mengedepan prinsip zero accident dalam menyediakan pasokan listrik selama bulan suci, sebab kebutuhan listrik selama periode tersebut sangat meningkat.

Ketua Komisi VII DPR RI, Sugeng Suparwoto mengapresiasi kesiapan PLN memasok listrik selama Ramadan dan Idul Fitri 2024. PLN juga akan membuat posko siaga yang terdiri dari 1.562 posko, serta menurunkan sejumlah personil siaga sejumlah 20.130 untuk sistem Sulbagsel (Sulawesi Bagian Selatan).

"Selain itu, menjelang hari besar lebaran Idul Fitri insyaallah akan berlangsung. Tadi saya tekankan tidak boleh ada namanya biarpet, harus ada namanya zero accident dan insyaallah akan terus menerus kita kontrol," ujar Sugeng usai memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI di Makassar, Rabu (20/3).

Menurutnya, kawasan Sulawesi Selatan cukup fenomenal di bidang energi terbarukan. "Di sini sebetulnya adalah 40 persen sudah pakai energi terbarukan dengan adanya Poso dan sebagainya, Sulawesi ini menantang bagi kelistrikan, karena permintaannya tinggi," ungkap Sugeng.

Seperti diketahui, tingkat konsumsi listrik cenderung meningkat selama Ramadan. Hal yang sama juga berlaku pada Hari Raya Idulfitri, di mana terjadi peningkatan mobilitas sosial oleh masyarakat. Sejalan dengan hal tersebut, Beban Puncak (BP) Nasional pada Hari Raya Idul Fitri 1445 H diproyeksikan tumbuh 4,9 persen dibanding tahun lalu atau sebesar 31.640 MW. Khusus di kawasan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel), Beban Puncak tertinggi pada periode siaga Idulfitri diproyeksikan mencapai 1773,95 MW.

Kondisi Aman

Pada pemaparan materi yang diberikan oleh Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN UID Sulselrabar, dinyatakan bahwa proyeksi kondisi pasokan daya seluruh sistem selama Periode Siaga Kelistrikan RAFI 1445 H secara umum dalam kondisi aman.

Sugeng mengatakan, terkait tingginya mobilitas jelang Idul Fitri tersebut, PLN perlu tingkatkan pengabdian demi menjaga kelancaran pasokan listrik.

"Maka dalam konteks mobilitas sosial ini tidak bisa tidak, seluruh kemampuan-kemampuan PLN harus diabdikan bagi kelancaran ini semuanya," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.