Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penjabat Wali Kota Serang Ingatkan Damri Membuka Loket di dalam Terminal

📅 Kamis, 21 Mar 2024, 01:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penjabat Wali Kota Serang Ingatkan Damri Membuka Loket di dalam Terminal Doc: ANTARA/HO-Pemkot
Ket. Pj Wali Kota Serang, Yedi Rahmat (tengah) sidak loket Damri di KSB Kota Serang, Rabu (20/3/2024).

Serang - Penjabat (Pj) Wali Kota Serang Yedi Rahmat memberikan peringatan kepada penyedia jasa angkutan transportasi DamriCabang Kota Serang untuk membuka loket di dalam Terminal PakupatanKota Serang, Banten.

"Secara aturan perundang-undangan semua bus harus masuk ke Terminal Tipe A Pakupatan. Sehingga tidak boleh ada satupun yang mendirikan terminal bayangan atau terminal liar di luar Terminal Pakupatan," kata Yedi di Serang, Banten, Rabu.

Menurutnya, terminal liar ini masih ditemukan di kawasan Kota Serang Baru (KSB), Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten.

Yedi menegaskan, akan berkirim surat kepada Presiden Joko Widodo apabila pihak Damri Serang menolak untuk ditertibkan karena mereka merupakan perusahaan di bawah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang seharusnya menjadi contoh banyak pihak.

"Saya tegaskan. Mulai besok, harus ada di Terminal Pakupatan, tidak ada penolakan, kalau sampai ada penolakan saya akan berkirim surat ke Presiden langsung," ungkapnya.

Berdasarkan aturan Undang-undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dalam pelaksanaan pengangkutan harus sesuai dengan peraturan terkait menaikkan dan menurunkan penumpang di dalam terminal.

"Itu secara aturan perundang-undangan. Tidak boleh ada yang mendirikan terminal bayangan atau liar, dan ini tugas dari Pemkot Serang untuk menertibkan," ujarnya.

Pihaknya juga menyerahkan DPR RI Komisi V untuk memanggil Dirut Damri perihal pelanggaran yang dilakukan oleh anak perusahaan cabang di daerah, khususnya Kota Serang. Sebab, mereka dengan sengaja telah membuka loket pembelian tiket, serta menaikkan dan menurunkan penumpang bukan di area terminal resmi.

Sementara itu, Kepala Cabang Damri Kota Serang Maman Suparman mengatakan bahwa loket yang didirikan oleh Damri bukanlah sebagai terminal liar. Akan tetapi sebagai lintasan, karena berdasarkan analisisnya di depan KSB ada kebutuhan penumpang.

"Jadi lintasan bukan awal pemberangkatan. Bukan berarti kami tidak melayani di terminal tapi ini sebagai lintasan. Kalau Pak Wali tidak membolehkan di sini, kami akan taat. Akan kami informasikan kepada pimpinan," terangnya.

Menurut Maman, lokasi tersebut dipilih lantaran lokasinya sangat strategis dan berada di tengah-tengah Kota Serang. Selain itu, lokasi tersebut juga berada dekat dengan pintu Tol Serang Timur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Nasional
MTQ Nasional XXXI Dibuka, M...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.