Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tingkatkan Pelayanan, Pemkot Yogyakarta Dukung Satu Perawat Satu Kampung

📅 Selasa, 19 Mar 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tingkatkan Pelayanan, Pemkot Yogyakarta Dukung Satu Perawat Satu Kampung Doc: ANTARA/HO
Ket. Ilustrasi - Seorang perawat saat memasang implant dalam pelayanan KB gratis di puskesmas.

Yogyakarta - Pemerintah Kota Yogyakarta mendukung Program "Satu Perawat Satu Kampung" yang dicanangkan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) untuk menunjang penguatan kesehatan masyarakat di wilayah setempat.

"Ide yang sangat bagus ini akan segera kita diskusikan. Program satu perawat untuk satu kampung sangat diperlukan di masyarakat, di mana perawat ini adalah ujung tombak baik di rumah sakit maupun di masyarakat," kata Penjabat Wali Kota Yogyakarta Singgih Raharjo dalam keterangan resminya di Yogyakarta, Senin.

Menurut Singgih, program satu perawat untuk satu kampung bakal menunjang Kota Yogyakarta dalam pemenuhan dan penguatan dari sisi kesehatan, terutama terkait kegiatan posyandu, penurunan stunting, serta pendampingan gizi.

Perawat, kata Singgih, sangat dekat dengan masyarakat sehingga diharapkan perawat terus menjalankan profesinya dengan penuh semangat berbekal dari pengalaman yang ada.

Pada puncak HUT ke-50 Dewan Pengurus Daerah (DPD) PPNI Kota Yogyakarta Tahun 2024, dia juga menekankan para perawat bisa meningkatkan soft skill mereka, agar masyarakat memiliki penilaian yang baik terhadap citra perawat di Kota Yogyakarta.

Ketua DPD PPNI Kota Yogyakarta Subworo berharap program satu perawat untuk satu kampung segera direalisasikan, sehingga mampu membantu 4.000 perawat di Kota Yogyakarta yang belum memiliki lahan pekerjaan.

"Jumlah 4.000 perawat ini belum semua mendapatkan pekerjaan yang tetap. Sehingga dengan adanya ide ini memungkinkan perawat mendapatkan pekerjaan," katanya.

PPNI Kota Yogyakarta, kata Subworo, akan mendukung penilaian uji kompetensi perawat yang tergabung dalam program satu perawat untuk satu kampung.

"Untuk kompetensinya, saya rasa cukup dengan anggota kami yang mencapai 4.000 orang. Jika ini berlangsung juga akan dilakukan seleksi terutama pada 'soft skill'," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Insiden Kapal Virgo: 1 Penumpang Meninggal, 125 Dalam Pencarian

51 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.