Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pupuk Indonesia Terus Tingkatkan Produktivitas Pertanian dan Jaga Ketahanan Pangan

📅 Selasa, 19 Mar 2024, 08:54 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pupuk Indonesia Terus Tingkatkan Produktivitas Pertanian dan Jaga Ketahanan Pangan Doc: istimewa
Ket. Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Rahmad Pribadi dalam acara buka puasa bersama media di Jakarta (18/3).

JAKARTA - Menyambut hari jadi ke-12, PT Pupuk Indonesia (Persero) berkomitmen untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian dan menjaga ketahanan pangan melalui berbagai inovasi.

Pupuk Indonesia berhasil memenuhi 100 persen target penugasan pemerintah dengan menyalurkan 6,19 juta ton pupuk bersubsidi kepada petani. Kinerja positif ini berhasil ditorehkan di tengah tantangan global yang kompleks pada 2023, seperti perubahan iklim dan konflik geopolitik yang mempengaruhi harga komoditas pupuk.

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, dalam kegiatan buka puasa bersama media di Jakarta (18/3), mengatakan, Pupuk Indonesia berhasil melewati 2023, bukan hanya bertahan namun mampu berkembang secara positif.

"Tahun ini, kami akan tetap teguh pada komitmen meningkatkan produktivitas pertanian dan menjaga ketahanan pangan melalui inovasi dan kinerja terbaik," ungkapnya.

Pada 2023, Pupuk Indonesia berhasil merealisasikan 18,8 juta ton hasil produksi, terdiri dari pupuk 11,6 juta ton dan non-pupuk 7,1 ton. Berbagai upaya dikerjakan guna memastikan proses distribusi pupuk berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Mulai dari digitalisasi proses penebusan pupuk menggunakan aplikasi I-Pubers (Integrasi Pupuk Bersubsidi) serta berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan.

Aplikasi I-Pubers merupakan hasil kolaborasi Pupuk Indonesia bersama Kementerian Pertanian (Kementan). Aplikasi ini untuk memudahkan para petani dalam proses penebusan pupuk subsidi dengan menerapkan data yang terintegrasi di mitra distributor (kios) antara daftar penerima subsidi e-alokasi dengan data stok pupuk yang ada di Pupuk Indonesia. Per 1 Februari 2024, implementasi i-Pubers telah mencapai 100 persen secara nasional dan tersedia di lebih dari 27.000 kios di seluruh pelosok negeri.

Rahmad juga menjelaskan pentingnya pupuk berbasis gas (nitrogen) dalam produktivitas pertanian tanaman pangan, karena mampu meningkat produktivitas hingga 56%. Jenis pupuk berbasis gas seperti Urea dan NPK yang paling banyak dibutuhkan petani sehingga ketersediaan dan keterjangkauan harga gas bumi akan berpengaruh dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Tahun ini, hingga 11 Maret 2024, Pupuk Indonesia juga sudah menyiapkan stok pupuk subsidi dan nonsubsidi sebesar 1,78 juta ton.

"Dengan jumlah stok pupuk subsidi dan nonsubsidi yang telah kami siapkan, kami berharap mampu mendukung produktivitas pertanian Indonesia dan menopang ketahanan pangan nasional. Kami juga terus menjalankan program MAKMUR yang telah memberikan hasil luar biasa, yakni mencapai lahan seluas 358.885 hektare atau 130 persen dari target seluas 275.000 hektare", kata Rahmad.

"Adapun jumlah petani yang bergabung mencapai 107.642 petani atau 108 persen dari target 100.000 petani. Dengan tekad yang besar, kami yakin upaya ini akan membantu menjaga ketahanan pangan nasional dan membangun kemandirian pangan Tanah Air," lanjutnya.

Ia juga mengungkapkan,ke depan, Pupuk Indonesia berencana menargetkan program MAKMUR secara lebih masif sehingga mampu mendorong kemandirian yang berkelanjutan bagi para petani Indonesia.

Dari sisi pengembangan usaha, Pupuk Indonesia juga telah mengimplementasikan sejumlah inisiatif strategis, di antaranya peresmian pabrik pupuk NPK Pupuk Iskandar Muda (PIM), pembangunan Kawasan Industri Pupuk di Fakfak untuk memperluas jangkauan pupuk di Indonesia Timur, serta proyek pembangunan pabrik Pupuk Sriwidjaja (Pusri) 3B yang bertujuan untuk menggantikan pabrik pupuk yang sudah tua.

Dalam praktik usahanya Pupuk Indonesia terus menjunjung tinggi prinsip-prinsip ESG (Environment, Social, Governance). Hal ini tampak lewat komitmennya dengan melakukan dekarbonisasi bisnis eksisting, dan pada saat yang bersamaan juga mengembangkan bisnis baru yang lebih ramah lingkungan, yaitu clean ammonia. Sebagai pemain utama dalam produksi amonia di Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Afrika Utara, Pupuk Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pusat Carbon Capture and Storage (CCS).

Melalui pengembangan industri clean ammonia, Pupuk Indonesia berusaha memimpin perubahan menuju praktik yang lebih ramah lingkungan dalam sektor pupuk dan petrokimia. Pada tahun lalu perusahaan berhasil melakukan penurunan emisi karbon sebesar 1,55 juta ton, melampaui target yang sebelumnya ditetapkan sebesar 1,21 juta ton. Dengan demikian, Pupuk Indonesia terus menegaskan perannya sebagai pelopor dalam industri pupuk yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

"Kami juga akan terus berupaya memberikan dampak positif dan berkelanjutan pada industri pupuk dan petrokimia, dengan mengembangkan industri clean ammonia. Insya Allah upaya ini akan membuahkan hasil yang baik untuk menciptakan masa depan yang subur dan berkelanjutan bagi negeri kita," pungkas Rahmad.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.