Pria AS yang Hidup di 'Paru-paru Besi' Meninggal Dunia
📅 Kamis, 14 Mar 2024, 14:27 WIB | Oleh: Lili LestariSpinks bekerja untuk Alexander selama sekitar satu tahun meskipun mereka tetap berteman, dan Spinks mengatakan dia termasuk di antara teman-teman yang membantu memelihara dan memperbaiki paru-paru besi Alexander.
"Ada beberapa kejadian yang hampir terjadi ketika paru-parunya rusak dan saya segera meluncur ke sana dan kami harus melakukan beberapa perbaikan," kata Spinks.
Cox mengatakan, pada suatu waktu, dia dan saudaranya mendapatkan paru-paru besi dari eBay dan pergi ke Chicago untuk mengambilnya, membawanya kembali ke Dallas dan memperbaruinya.
"Mereka berhenti memproduksinya," kata Cox. "Mereka berhenti memasok suku cadang untuk mereka. Anda bahkan tidak bisa mendapatkan kalung untuk mereka lagi."
Sebaiknya Anda baca juga:
Polio pernah menjadi salah satu penyakit yang paling ditakuti di negara ini, wabah tahunan yang menyebabkan ribuan kasus kelumpuhan. Penyakit ini terutama menyerang anak-anak.
Vaksin mulai tersedia pada 1955. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit federal, kampanye vaksinasi nasional mengurangi jumlah kasus tahunan di AS menjadi kurang dari 100 pada tahun 1960-an dan kurang dari 10 pada tahun 1970-an. Pada 1979, polio dinyatakan hilang di Amerika, artinya penyakit ini tidak lagi menyebar secara rutin.
Spinks mengatakan Alexander senang diwawancarai, dan memiliki hasrat untuk menunjukkan bahwa penyandang disabilitas mendapat tempat di masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Chris Ulmer, pendiri Special Books By Special Kids, sebuah platform media sosial yang memfasilitasi para penyandang disabilitas untuk berbagi cerita, mewawancarai Alexander pada 2022.
"Paul sendiri sangat senang menginspirasi orang dan memberi tahu mereka bahwa mereka mampu melakukan hal-hal hebat," kata Ulmer.
"Dia punya energi yang begitu bersemangat dan gembira di sekelilingnya yang menular," katanya.
Cox mengatakan, selama bertahun-tahun, orang-orang di seluruh dunia mencari Alexander untuk mendengarkan kisah inspiratifnya.
"Jika dia memutuskan untuk melakukannya, dia bisa melakukannya," kata Cox.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!