Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kota Tangerang Andalkan Sayuran dari Lebak

📅 Selasa, 12 Mar 2024, 04:00 WIB | Oleh:
Kota Tangerang Andalkan Sayuran dari Lebak Doc: ANTARA/Mansyur
Ket. Seorang pekerja mengangkut produksi sayuran ke kendaraan di Kabupaten Lebak untuk dipasok ke Pasar Induk Tanah Tinggi Tangerang.

TANGERANG - Untuk memenuhi permintaan warga, pasar Induk Tanah Tinggi Kota Tangerang, mengandalkan sayuran dari Kabupaten Lebak. Hasil pertanian Lebak mampu memenuhi kebutuhan pasar Induk Tanah Tinggi. Hal ini memacu peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

"Kami setiap sore memasok sayuran ke Pasar Induk Tanah Tinggi Kota Tangerang," kata H Yanto (60), seorang petani Bojongleles, Kabupaten Lebak, Senin (11/3). Produksi sayuran yang dipasok ke Pasar Induk Tanah Tinggi kemarin sebanyak dua ton. Ini terdiri dari ketimun satu ton dan pare satu ton.

Harga ketimun dijual 5.000/kilogram. Sedangkan pare 6.000/kilogram.

"Kami memanen sayuran itu hampir satu bulan. Setiap hari bisa memasok ke pasar rata-rata dua ton," katanya. Yanto tiap hari memasok aneka sayuran ke Pasar Induk Tanah Tinggi, karena sudah menjalin kerja sama.

Sebab, modal untuk produksi tanaman sayuran dari hasil penjualan ke Tanah Tinggi. Jadi, hasil panennya juga dijual ke Tanah Tinggi. Menurut Yanto, dia menanam sayuran seperti pare, oyong, timun, dan kacang panjang di atas lahan seluas empat hektare.

"Kami dari panen aneka sayuran bisa meraup keuntungan hingga ratusan juta rupiah," jelas Yanto. Untuk menggarap lahan empat hektare ini dia mempekerjakan 15 orang. Begitu juga petani lainnya, Yana (55), warga Warunggunung Kabupaten Lebak. Dia mengatakan bisa memenuhi permintaan pasar sekitar dua sampai tiga ton per hari. Yana juga menanam pare, timun, oyong, kacang panjang, terong, dan kukuk.

Produksinya juga dijual ke Pasar Induk Tanah Tinggi, Kota Tangerang.

Bahkan, para penampung setiap sore hari mendatangi petani di Blok Kanaga Warunggunung dan sekitarnya. Mereka datang menggunakan angkutan bak terbuka untuk mengambil aneka sayuran yang sudah disiapkan petani. "Kami memasok ketimun dan kacang panjang sebanyak dua ton," tutur Yana.

Belasan Tahun

Sedangkan Sukari (45), seorang tengkulak sayuran, mengaku setiap hari memasok aneka sayuran ke Pasar Induk Tanah Tinggi mencapai lima ton/hari. Lebih jauh Sukari menjelaskan, dia mengambil produk dari para petani sejumlah kecamatan Kabupaten Lebak yang sudah menjadi langganan.

Pekerjaan ini berjalan lancar karena mereka sudah saling kenal dan percaya. Para petani menyiapkan produk, dan Sukari tinggal mengangkut hasil tani untuk dikirim ke Tangerang.

Sukari mengaku sudah menjadi penampung belasan tahun. Jadi sudah saling mengerti kepentingan masing-masing. "Kami selama belasan tahun sebagai penampung tentu memberikan kontribusi ekonomi bagi petani dan masyarakat," katanya.

Sedangkan Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Dede Iskandar, mengajak petani agar mengembangkan aneka tanaman dan aneka sayuran. Sebab permintaan pasar cenderung meningkat. Para petani harus banyak inovasi agar sayuran lebih banyak dihasilkan. "Bisnis sayuran cukup menguntungkan petani," jelas Dede.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Nusron Wahid Dua Kali Mangk...
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.