Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Budi: Kader Posyandu Perlu Layani Seluruh Siklus Hidup Manusia

📅 Kamis, 07 Mar 2024, 06:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Budi: Kader Posyandu  Perlu Layani Seluruh Siklus Hidup Manusia Doc: kemkes.go.id
Ket. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan para kader pos pelayanan terpadu (posyandu) perlu memberikan pelayanan kepada seluruh siklus hidup manusia, mulai dari dalam kandungan hingga lanjut usia.

Budi mengatakan selama ini pelayanan kader posyandu lebih terfokus pada ibu hamil dan balita. Padahal, kata dia, populasi masyarakat Indonesia yang lebih dewasa semakin banyak.

"Kami meminta kader posyandu bukan hanya melayani ibu hamil dan balita, tetapi juga seluruh siklus hidup, yaitu ibu hamil, balita, remaja, dewasa, dan lansia," kata Menkes Budi dalam pernyataannya yang diterima di Jakarta, Selasa (5/3).

Hal tersebut disampaikan Budi saat makan siang bersama kader-kader posyandu di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta, Senin (4/3).

Dia menuturkan kader posyandu harus mengikuti pembelajaran untuk dapat melayani seluruh siklus hidup manusia. Dalam kesempatan itu, dia menyebut bahwa kelas-kelas digital akan diselenggarakan untuk meningkatkan kapasitas kader posyandu, dan sebanyak 1,5 juta kader posyandu akan didata untuk mendapatkan edukasi.

Menurut dia, Kementerian Kesehatan berencana melakukan digitalisasi di posyandu. Dia menilai hal itu sejalan dengan tujuan dari transformasi kesehatan pilar keenam, yakni transformasi teknologi kesehatan. Nantinya, kata Budi, semua posyandu akan melakukan pencatatan secara digital.

"Posyandu bisa punya data orang-orang di bawahnya, jadi tahu yang darah tinggi mana, yang kolesterol mana, jadi harus diingatkan supaya diobati," kata dia.

Menkes Budi dan Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, juga memberikan apresiasi kepada 10 kader terpilih berupa makan siang bersama. Para kader tersebut merupakan pemenang kuis kompetensi kader seputar pemberian makanan tambahan (PMT) dan penimbangan bayi dan balita.

Dalam kegiatan tersebut, Menkes dan Wamenkes mendengarkan langsung aspirasi dari kader posyandu yang bertugas di berbagai daerah. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Pengesahan UU Pengembangan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.