Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ada Apa Tiba-tiba 72 Kepala Sekolah di Maybrat Dikumpulkan Jelang Pemeriksaan Internal BPK

📅 Selasa, 05 Mar 2024, 07:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ada Apa Tiba-tiba 72 Kepala Sekolah di Maybrat Dikumpulkan Jelang Pemeriksaan Internal BPK Doc: ANTARA/Paulus Pulo
Ket. Kepala dinas pendidikan kabupaten Maybrat menggelar pertemuan dengan 72 kepala, Senin (4/3/2024).

Kumurkek - Dinas Pendidikan Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya menggelar pertemuan dengan 72 kepala sekolah menjelang pemeriksaan internal Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan wilayah Papua Barat.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maybrat, Kornelius Kambudi Kumurkek, Selasa mengatakan pertemuan itu dihadiri oleh 72 kepala sekolah SD, SMP, SMA/SMK se-Kabupaten Maybrat.

"Maksud pertemuan guna memastikan kelengkapan dokumen laporan pertanggungjawaban keuangan dana bantuan operasional sekolah atau dana BOS triwulan satu tahun 2023 sebelum dilakukan pemeriksaan BPK di Maybrat selama 20 hari ke depan. Jadi saya mau cek realisasi laporan triwulan satu, dua, tiga dan empat dari pengelolaan dana BOS tahun 2023, termasuk mengecek setoran pajak, apakah mereka sudah setor ke khas negara atau belum," jelasnya.

Kornelius melanjutkan, pada kesempatan pertemuan tersebut juga dilakukan penandatanganan rekomendasi pencairan dana BOS triwulan satu untuk tahun 2024. Ia berharap penggunaan anggaran itu harus disesuaikan dengan petunjuk teknis (juknis) sebagaimana arahan BPK agar benar-benar sesuai peruntukannya.

"Kalau untuk besaran dana BOS disesuaikan tergantung jumlah siswa di sekolah masing masing, jadi besar atau kecilnya dana BOS itu berdasarkan banyaknya siswa di sekolah itu sendiri," kata Kornelius.

Dia berharap sekolah-sekolah yang belum melengkapi laporan dana BOS tahun 2023 agar segera dilengkapi dan diserahkan ke admin pengelola dana BOS.

"Supaya nanti ketika BPK melakukan uji petik di sekolah bisa dijadikan atensi sehingga pengelolaan dana BOS tahap berikut bisa berjalan dengan baik," harap Kambu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.